KONI Maluku Tak Serius Menyiapkan Atlet Jelang Pra PON
Heygel Tengens, Pengamat Olahraga Maluku.---Istimewa
FaizalLestaluhu
07 May 2023 17:22 WIT

KONI Maluku Tak Serius Menyiapkan Atlet Jelang Pra PON

Heygel : Beri Target Buat Atlet, Tapi Program Tidak Jelas

AMBON, AT- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku tidak serius dalam menyiapkan atlet jelas babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang mulai diputar Juni hingga akhir 2023 nanti. Penilaian ini disampaikan Heygel Tengen, Pengamat Olahraga Maluku saat bincang-bincang dengan Ambon Terkini, kemarin. 

Heygel merasa heran dengan para pengambil kebijakan yang ada di KONI Maluku yang belum juga menggelar Pelatda Pra PON.

"Mereka kelihatan main-main dalam menyiapkan atlet untuk menghadapi Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) . Padahal, bulan depan (Juni) kualifikasi PON sudah digelar. Tapi program KONI untuk  bisa meloloskan banyak atlet ke PON 2024, tidak ada, " nilai Heygel. 

Lanjut Heygel, pengurus KONI harus lebih terbuka ke pengurus cabor sehingga program-program mereka belum juga digelar. 

"Saya pisimis atlet bisa berikan yang terbaik di Pra PON jika kondisinya seperti ini, " ucapnya. 

Terkait pelaksanaan Pra PON, mantan pelatih sepakbola PPLP Maluku ini menjelaskan, biasanya  pelaksanaannya tergantung pengurus besar (PB) masing-masing cabang olahraga. Aturan untuk lolosnya atlet ke PON juga ada beberapa aturan yang berbeda.

"Untuk jadwal PB yang ngatur. Setiap PB jadwalnya beda. Ada yang sekali (kejurnas), ada yang berkali-kali atau bahkan dengan sistem poin. Intinya enam bulan sebelum PON 2024 proses kualifikasi harus selesai," katanya menegaskan.

Harusnya, lanjut Heygel, KONI Maluku harus punya patokan untuk  meloloskan atlet. Sehingga hal tersebut akan menjadi acuan untuk menentukan target kontingen Maluku. 

"Apabila kita banyak meloloskan atlet dan nomor pertandingan maka peluang untuk meraih medali di PON sangat terbuka. Tapi sampai sekarang, KONI tidak melakukan hal itu. Ini yang sangat kami sayangkan, " ujarnya. 

Demi menopang kesuksesan atlet di Pra PON, imbuh Heygel, KONI Maluku harus menggelar training camp sehingga atlet yang disiapkan untuk turun bisa dikontrol dengan maksimal. 

"Jangan hanya beri target medali buat atlet, tapi program untuk meraih target itu tidak mampu dilakukan oleh KONI Maluku. Ini yang harus dipikirkan, " demikian Heygel. (CAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai