Koni Maluku Menanti Kepastian Anggaran PON
Mustafa Kamal.
FaizalLestaluhu
04 May 2024 19:30 WIT

Koni Maluku Menanti Kepastian Anggaran PON

AMBON, AT-Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh Sumut 2024, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku belum juga menggelar pemusatan latihan atau training center (TC) PON hingga detik ini. Pasalnya, anggaran untuk persiapan menuju event akbar olahraga di Indonesia belum juga dikucurkan oleh pemerintah daerah. 

Menurut Mustafa Kamal, Ketua Harian (Kethar) KONI Maluku bahwa, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, termasuk menggelar TC PON karena  anggaran tidak ada sama sekali.

"Kami masih menunggu kepastian anggaran untuk TC PON hingga PON karena belum juga  dikucurkan. Memang jadwal dan agenda training center sudah kami buat. Cuma kami belum berani melaksaksanakan TC itu karena masih menunggu realisasi keuangan,’’ terang Kamal saat dihubungi media ini, kemarin. 

Lanjut Kamal, anggaran yang diperlukan secepatnya adalah untuk atlet, pelatih, konsumsi dan kebutuhan latihan lainnya.

‘’Kami berharap proses pencairan anggaran bisa dipercepat karena sangat dibutuhkan untuk persiapan menghadapi PON. Waktu pelaksanaan PON tidak lama lagi. Kami berharap semua atlet bisa mencapai prestasi puncak pada PON,’’ jelas Kamal. 

Jika anggaran tidak dicairkan, tegas Kamal, maka atlet PON Maluku akan bertarung  di ajang olahraga akbar di Indonesia itu, tanpa menjalani pemusatan latihan (TC) terlebih dulu. 

"Seharusnya saat ini para atlet Maluku yang lolos PON sudah masuk dalam program periodisasi latihan, bahkan untuk melaksanakan tryout mematangkan atlet sebelum berlaga pada PON XXI, " beber dia. 

“Bulan ini harusnya program periodesasi, memang atlet-atlet kita itu sudah harus masuk dalam penampungan dan TC persiapan menuju PON. Sekaligus direncanakan beberapa bulan masuk tryout. Namun program ini terancam tidak bisa jalan karena sampai dengan detik belum mendapatkan sebuah kepastian atau nilai anggaran yang diperuntukkan untuk PON,” sambung Kamal. 

Kamal berharap, Pemprov Maluku dapat menyampaikan secara terbuka perihal dukungan kepastian anggaran kepada KONI Maluku untuk mempersiapkan atlet-atlet menuju PON Aceh-Sumut. 

“Jadi pemerintah daerah bisa menyampaikan secara terbuka, apakah kemudian pemerintah bisa memfasilitasi atlet dan ofisial bisa ikut PON atau tidak. Karena anak-anak kita ini, jangan sampai mereka mempersiapkan diri dengan harapan besar bisa ikut, tapi tahu-tahunya nanti tidak bisa ikut,” pintanya. 

Selain itu, imbuh Kamal, kedepan pihaknya akan merencakan untuk melakukan pertemuan bersama DPRD Maluku untuk mendapatkan kejelasan dukungan anggaran yang bisa diberikan untuk persiapan atlet.

"Kami berencana akan melakukan pertemua dengan DPRD untuk kembali diskusikan kira-kira ada pagu anggaran untuk persiapan PON atau tidak. Artinya kita perlu mendapatkan kejelasan dari DPRD dan pemerintah daerah soal persiapan kita untuk mengikuti PON. Jadi tunggu saja,”pungkasnya. (ZAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai