KONI Maluku dapat Jatah Rp 3,2 Miliar untuk Pra PON
Sandi Wattimena, Kadispora Maluku--Faiz/Ambon Terkini.
FaizalLestaluhu
21 Jun 2023 18:13 WIT

KONI Maluku dapat Jatah Rp 3,2 Miliar untuk Pra PON

AMBON, AT-Pemerintah Provinsi Maluku terus berkomitmen mendukung program-program peningkatan prestasi atlet, salah satunya dengan memberikan dana kepada KONI Maluku sebesar Rp 3,2 Miliar rupiah miliar pada tahun anggaran 2023. Hal ini diungkapkan Sandi Wattimena, Kadispora Maluku kepada media ini di Ambon, Rabu (21/6).

Sandi Wattimena, Kadispora Maluku mengungkapkan, awalnya itu pihak KONI Maluku mengusulkan Rp 7,5 miliar untuk dana Pra PON, namun setelah rasionalisasi, Pemprov menurunkan menjadi Rp 3,2 miliar.

"Dari jumlah yang diusulkan itu, Pemprov menyetujui Rp 3,2 miliar dan pencairan tahap pertama sudah terealisasi. Jumlahnya ada Rp 2 miliar, sisanya akan dicairkan pada tahap kedua nanti, " katanya. 

Tidak kalah pentingnya, Sandi meminta kepada teman-teman di KONI Maluku agar melibatkan para pakar olahraga dalam menyusun program-program pelatihan peningkatan prestasi atlet seperti program pelatihan, program pemberian nutrisi untuk para atlet, hingga program peningkatan imunitas atau daya tahan tubuh para atlet. 

"Pra PON sudah semakin dekat, saya titip pesan secara khusus agar ada pembahasan mengenai langkah dan strategi untuk meningkatkan prestasi atlet Maluku, karena bagaimanapun meski ada keterbatasan, tetapi performance dan prestasi atlet harus terus ditingkatkan, terlebih di Pra PON maupun PON Aceh-Sumut nanti, " pungkasnya. 

Sebelumnya, Mustafa Kamal, Ketua Harian (Kethar) KONI Maluku menuturkan bahwa, saat ini pihaknya dihadapkan kepada terkendalanya dana di tengah persiapan Pra PON. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kembali memotong anggaran untuk ajang berskala nasional itu.

"Awalnya kan kami mengusulkan Rp 7,5 miliar, kemudian dikurangi menjadi Rp 5 miliar dan kembali dipotong lagi menjadi Rp 3,2miliar," terang Kamal. 

Dengan kondisi ini, lanjut Kamal, maka beberapa program yang telah diagendakan terpaksa ditiadakan. Prestasi atlet di Pra PON maupun PON terancam karena persiapan tidak maksimal. 

“Kami terpaksa berangkatkan atlet sesuai dengan anggaran yang ada, termasuk kebutuhan mereka untuk berlaga di babak kualifikasi PON nanti,” ujar Kamal. 

Kamal pun mengharapkan, ada solusi-solusi alternatif dari Pemprov Maluku. 

“Saya pikir, atlet kita sangat siap untuk bersaing didalam mengangkat harkat dan martabat orang Maluku, tapi juga nama baik daerah. Karena itu, kita berharap jangan kemudian pembinaan prestasi olahraga kedepannya ini kita kesampingkan,” tutur dia.

Disinggung mengenai jumlah cabor yang akan dikirim ke Pra PON? Kamal berujar, ada sekitar 20 cabor yang akan ambil bagian di ajang tersebut.

"Tentu cabor andalan yang diprioritaskan. Sekarang dengan anggaran kita yang sulit, maka pasti  akan sangat merugikan kontingen Maluku dalam mempersiapkan atlet menuju Pra PON dan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Meski begitu, kami berharap, para duta olahraga Maluku bisa berbuat yang terbaik di babak kualifikasi nanti, " kunci Kamal.(CAL) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai