Kemenhaj Malteng Usulkan Pembangunan Wisma Haji di Masohi
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maluku Tengah, Rasyidah Silawane. Jumat (8/5). Jen/Ambonterkini.id
AdminRedaksi
08 May 2026 18:53 WIT

Kemenhaj Malteng Usulkan Pembangunan Wisma Haji di Masohi

MASOHI, AT. –  Guna meningkatkan pelayanan bagi Jamaah Calon Haji (JCH), Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maluku Tengah mengusulkan pembangunan Wisma Haji di Kota Masohi. 

Usulan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maluku Tengah, Rasyidah Silawane, saat acara pelepasan 47 Jamaah Calon Haji Maluku Tengah musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Menurutnya, keberadaan Wisma Haji sangat dibutuhkan sebagai tempat singgah sementara bagi jamaah asal kecamatan-kecamatan yang jauh dari Kota Masohi sebelum diberangkatkan menuju embarkasi.

“Permintaan jamaah agar di Maluku Tengah dapat dibangun Wisma Haji sehingga bisa membantu dan mengurangi beban jamaah yang berasal dari luar Kota Masohi,” ujarnya. Jumat (8/5). 

Ia menjelaskan, selama ini sebagian jamaah dari wilayah terpencil harus datang lebih awal ke Kota Masohi dan mencari tempat tinggal sementara secara mandiri sebelum keberangkatan. Kondisi tersebut dinilai cukup membebani jamaah, terutama lanjut usia.

Karena itu, pembangunan Wisma Haji dianggap penting sebagai fasilitas pendukung pelayanan haji yang lebih layak, terpusat, dan nyaman.

Rasyidah mengatakan, kebutuhan pembangunan Wisma Haji juga semakin mendesak setelah Provinsi Maluku resmi ditetapkan sebagai embarkasi antara dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Dengan status tersebut, jamaah haji asal Maluku tidak lagi menjalani proses embarkasi penuh di Kota Makassar seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Maluku sudah ditetapkan sebagai embarkasi antara, sehingga jamaah haji Maluku tidak lagi embarkasi di Makassar, melainkan hanya transit di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,” jelasnya.

Menurut dia, perubahan sistem tersebut menjadi peluang bagi daerah untuk mulai menyiapkan fasilitas penunjang yang lebih memadai, termasuk Wisma Haji sebagai pusat pelayanan dan persiapan jamaah sebelum keberangkatan.

Selain sebagai tempat transit jamaah, Wisma Haji juga diharapkan dapat difungsikan sebagai pusat pembinaan manasik, pelayanan administrasi, hingga ruang koordinasi petugas haji di Kabupaten Maluku Tengah.

“Kita berharap ke depan pelayanan kepada jamaah semakin baik dan terpusat, sehingga jamaah bisa lebih nyaman dan tenang sebelum berangkat menunaikan ibadah haji,” katanya.

Pihak Kemenhaj Maluku Tengah berharap usulan tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat. (Jen). 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai