AMBON,AT- Seni dan budaya merupakan hal terpenting bagi generasi yang akan datang. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah daerah, seniman dan musisi untuk membangun kolaborasi demi mengembangkan wisata musik di Kota Ambon.
Ketua Umum Amboina Reality Music (ARM), Stane Latumahina kepada media ini usai menjadi narasumber Bastori Musik yang disiarkan Ameks FM, Jumat (3/3) mengatakan, demi menjagakemunduran apresiasi dari masyarakat Kota Ambon termasuk kalangan generasi muda dalam mengembangkan seni dan budaya, semua stakholder harus memberikan kontribusi pikiran, ide dan gagasan.
“Pengembangan wisata musik demi mewujudkan seni dan budaya yang berkualitas kepada generasi di tengah derasnya globalisasi saat ini, maka semua stakholder terutama pemerintah daerah harus berperan aktif, “ jelas Stane.
Menurut Stane, wisata musik tidak hanya berorientasi pada musik dan lagu, namun berkorelasi dengan banyak hal, salah satunya lingkungan atau pesona alam. Olehnya itu, program yang dikembangan Ambon Musik Office (AMO) tersebut harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat.
“Harapannya brand yang sudah ada ini, bagaimana menjaga dan melestarikannya kepada generasi. Harus diingat ya, mempertahankan keberlangsung wisata musik merupakan hal yang sulit, sehingga dibutuhkan budaya gotong royong untuk mempertahankannya, “ kata dia.
Seniman asal Saparua ini menambahkan, untuk mempertahankan brand destinasi wisata musik di Kota Ambon agar dapat berkelanjutan, pemerintah Kota Ambon dan DPRD Kota Ambon dan seniman maupun masyarakat harus memiliki komitmen dan pandangan yang sama.
“Saya berharap destinasi wisata musik atau Ambon Musik Office tidak hanya menjadi khiasan bagi generasi, namun harus dibuktikan dengan sebuah tindakan nyata sehingga dapat merangsang ketertarikan wisatan luar daerah. Kalau itu terjadi, maka akan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar, “ singkatnya.
Sementara itu, penyanyi dan pencipta lagu, Randy Payapo mengatakan, seni dan budaya di Maluku cukup banyak untuk dikembangkan oleh seniman maupun pemerintah daerah. " Saya minta tolong berikan seni dan kebudayaan yang terbaik kepada generasi kita ini, " pinta Payapo.
Menurut Payapo, untuk melesatarikan seni dan budaya di Maluku agar tidak mengalami kepunahan bagi generasi, maka semua stakeholder harus berperan aktif.
Dia mencontohkan budaya orang Jawa yang terus dijaga dan dilestarikan sehingga masuk kedalam musik dangdut.
“Berbicara mengenai seni dan budaya, maka substansinya adalah dari kita oleh kita dan untuk kita. Ini yang semestinya harus diperjuangkan. Percuma saja ada gudangnya di Kota Ambon tetapi hanya ibarat khiasan tanpa ada langkah nyata untuk mengembangkannya, “ singkatnya. (AKS)
Dapatkan sekarang