AMBON, AT-Setelah mendapatkan lisensi wasit A AKF (Asia Karate-Do Federation) di Manila, Filipina, Yopie Angwarmase langsung ditugaskan oleh PB Forki untuk memimpin pertandingan cabor karate pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh-Sumut, 9 September mendatang.
Wasit karate asal Maluku itu terpilih menjadi wasit PON setelah sebelumnya berhasil meloloskan diri pada seleksi yang digelar oleh PB Forki pada Mei lalu. dan Yopie yang terpilih menjadi salah-satunya wasit dari Maluku.
“Puji Tuhan, saya terpilih menjadi wasit di PON nanti. Ini sangat membanggakan bagi saya. Karena untuk bisa menjadi wasit di PON tidak mudah. Harus menjalani seleksi yang sangat ketat," terang Yopie saat bincang-bincang dengan Ambon Terkini.Id di Ambon, Senin (2/9).
Yopie mengaku, sebagai persiapan sebagai wasit di PON yang akan diselenggarakan pada 9 September mendatang, dirinya telah memperbanyak jam terbang, serta mempersiapkan materi. Sebab banyak aturan yang baru di cabor karate.
“Ini pengalaman keempatkalinya saya menjadi wasit di PON. Sebelumnya pada PON Riau, Jabar dan PON Papua, saya menjadi wasit karate.” beber Yopie.
Lebih jauh dikatakan, jumlah seluruh wasit/juri karate yang bertugas di PON nanti, ada 65 orang. Ini berdasarkan SK dari PB Forki dengan nomor : 128/PB.Forki-KU/V/2024 tentang tenang teknis cabor karate.
"Walau mengantongi SK sebagai wasit/juri, tetapi masih menjalani tes dua hari sebelum PON dimulai, " jelasnya.
Materi yang diujikan, kata Yopie, akan membahas teori tentang kepemimpinan sebagai wasit. Pasalnnya, hal itu juga sesuai Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 0637/tahun 2014, tentang Standar Kompetensi Tenaga Keolahragaan Bagi Wasit Karate.
"Jadi, wasit karate dituntut kompeten, memahami peraturan dan tahu cara mengimplementasikan di lapangan, mulai dari mengawasi penimbangan peserta pertandingan, memberi penjelasan tentang peraturan pertandingan saat pertemuan teknik, melanjutkan cara memimpin pertandingan nomor komite, bagaimana menangani protes peserta dan menjalankan kode etika wasit karate, " jelasnya.
Secara teknis, Yopie, menegaskan, sudah siap memimpin pertandingan sesuai dengan aturan yang ada.
"Ya, semoga saya bisa melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggungjawab, " demikian Yopie. (Cal)
Dapatkan sekarang