AMBON,AT-Upaya Ramli Umasugi meyakinkan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto untuk memperoleh rekomendasi rupanya tak mudah. Ramli masih dijegal oleh sesama kader Golkar.
Rekomendasi partai Golkar untuk pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gurbernur Maluku hingga kini belum ada titik terang. Dewan pimpinan pusat (DPP) dikabarkan masih mempertimbangkan kader terbaiknya untuk diusung sebagai bakal calon wakil gubernur untuk berpasangan dengan Hendrik Lewerissa.
Sumber Ambon Ekspres dari DPD Partai Golkar Maluku memgungkapkan, rekomendasi partai beringin itu masih terjadi tarik ulur di DPP. Pasalnya, selain Ramli, kader Golkar sekaligus Bupati Seram Bagian Timur, Mukti Keliobas juga masih melakukan manuver guna mendapat restu Airlangga.
Mukti dikabarkan juga dilirik bacalon Gubernur, Jeffry Apoly Rahawarin atau JAR, sebagai bacalon wakil gubernur. Meski begitu, JAR sendiri menyerahkan penentuan pasangan kepada parpol yang akan mengusungnya.
"Rekomendasi Golkar sampai saat ini belum keluar, karena memang masih ada pertimbangan politik oleh DPP. Setidaknya dua nama Pak Ramli dan Mukti. Kita lihat DPP merekomendasikan siapa," ujar sumber yang enggan namanya disebutkan, Selasa (6/8).
Sumber mengakui, Ramli memang memang komunikasi paling intens dengan beberapa pengurus DPP maupun Ketum Golkar, Airlangga Hartarto. Namun secara politik, Golkar tak sekadar melihat keinginan dan keseriusn kader yang maju di Pilgub Maluku, tapi juga kesiapan yang mumpuni.
"Soal kesiapan calon menjadi penentu, itu yang dilihat partai. Jika kesiapan minim, ini jadi pertimbangan. Karena bicara pertarungan politik maka pertama dilihat adalah kesiapan," tandasnya.
Hendrik Lewerissa dan Ramli Umasugi sudah menyatakan berpasangan sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gurbernur Maluku. Namun hingga kini keduanya masih menunggu rekomendasi Gerindra maupun Golkar.
"Kita lihat perkembangan dalam waktu dekat, Golkar lebih condong ke siapa. Sekali lagi, ini soal kesiapan figur," sebut sumber menutup pembicaraan.
Ramli Umasugi yang dikonfirmasi mengenai informasi tersebut, menegaskan, bahwa rekomendasi Golkar tetap aman dan akan diberikan kepadanya dan Hendrik.
"Rekomendasi tetap aman, dan tunggu tahapan,"jawab Ramli, singkat.
"Itu dorang (mereka) "goreng" saja," lanjut Ramli sembari menjawab pertanyaan dua nama dirinya dan Mukti yang menjadi pertimbangan DPP untuk direkomendasi.(Wahab)
Dapatkan sekarang