NAMROLE,AT-Angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Buru Selatan menunjukan penurunan yang signifikan. Hal ini diungkapkan AKBP Agung Gumilar, Kapolres Buru Selatan saat bincang-bincang dengan media ini di ruang kerjanya, kemarin.
Menurut Agung, kasus ini menurun drastis setelah Polres memberikan pelayanan maksimal terhadap warga, termasuk intens melakukan razia atau operasi di seluruh wilayah hukum Polresta Bursel.
“Meski Polres Bursel baru berusia setahun lebih, namun angka kejahatan atau kekerasan terhadap anak dan perempuan turun. Di Tahun 2023 mengalami penurunan yang signifikan yang sebelumnya 95 kasus kini turun menjadi 13 kasus dan itu sementara dalam penaganan Polres Bursel” terang Agung.
Menurutnya, kejahatan terhadap anak dan perempuan masuk kategori krisis Hak Asasi Manusia (HAM). Sehingga tidak bisa dilakukan restorastif justice (Keadilan Restorasi), mengingat kerugian yang dialami korban kekerasan kepada anak dan perempuan di bawa hingga akhir hayat.
“Setelah kita melakukan penegakan hukum terhadap anak dan perempuan, termasuk kasus persetubuhan anak di bawah umur, kami bersyukur di Tahun 2023 mengalami penurunan yang signifikan ,” ucapnya.
Perwira dengan dua melati di pundak ini mengaku, Polres Bursel akan tetap konsisten terhadap masalah kasus kekeranan terhadap anak dan perempuan termasuk kasus kekerasan seksusual.
“Penanganan atau mitigasi terhadap kejahatan anak dan perempuan bukan hanya kewajiban kepolisian, tetapi kewajiban kita semua. Dimulai dari tokoh agama, tokoh adat hingga pemeirntah kabupaten, ” ungkapnya.
“Kalau kita sama-sama mengangtisipasi, maka kasus kekerasan terhadap anak dan perem,puan tidak akan terjadi di Bursel,” sambung dia.
Agung menambahkan, Polres Bursel, akan tetap konsisten dan komitmen terhadap penanagnan kasus kekerasanterhadap anak dan perempuan termasuk kekerasan seksual kepada anak.
“Untuk kasus demikian, tidak ada ampun, karena kita akan melakukan penegakan hukum walau apapun kendalanya, kita akan tetap tangani itu,” janji Agung menutup pembicaraan. (ESI)
Dapatkan sekarang