AMBON, AT-Tim PS Pelauw Putra, harus rela kehilangan kesemptan menuju 32 Besar. Kekalahan atas Harnas 32 Grup, 4-1 di laga pamungkas Grup E Liga 3 Putaran Nasional, menjadi kekalahan keempat dari empat kali tampil. Pelauw Putra juga menjadi tim pertama Grup E yang harus angkat koper lebih dulu karena posisinya sebagai juru kunci tanpa kemenangan.
Pasukan binaan Halid Latuamury ini hanya mampu meriah satu poin saat melawan PS Ende (3-3).
Sementara tim Dejan FC menjadi tim pertama Grup E yang lolos ke Babak 32 Besar Liga 3 Nasional. Kemenangan atas Ps Palembang, 5-0 di laga ketiga yang berlangsung di Siliwangi PSF Bandung, Minggu 5 Mei 2024. Mereka memastikan tim asuhan Herman itu meraih satu tiket Grup E yang berisikan lima tim, Perse Ende, Harnas 31 Grup, Ps Palembang, dan Pelawu Putra Ambon.
Hingga pertandingan ketiga itu, Dejan FC meraih hasil sempurna 9 poin dari tiga kali kemenangannya dan belum pernah kalah. Dejan FC kini kokoh di puncak klasemen Grup E. Disusul di peringkat Perse Ende dengan poin 5.
Satu tiket Grup E Babak 32 Besar akan diperebutkan antara Perse Ende, Harnas 31 Grup dan Ps Palembang. Ketiganya, masih berpeluang untuk mengikuti jejak Dejan. Perse Ende kini mengoleksi 5 poin. Tidak menutup kemungkinan, tim asal NTT ini gagal jika dikalahkan Dejan FC apabila salah satu dari pertandingan antara Harnas 31 Grup atau Ps Palembang menang di pertandingan terakhir.
Halid Latuamury pun menyikapi hasil minor yang diraih timnya. Menurtnya, Anak-anak (pemain) sudah tampil fight dan maksimal pada setiap laga. Tapi, hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.
“Kami kurang beruntung dan harus mengubur mimpi untuk melangkah ke fase 32 Besar," ungkap Halid saat dihubungi Ambon Ekspres, Selasa (7/5).
Menurut Halid, hasil ini akan dijadikan sebagai pengalaman yang berharga sekaligus menjadi evaluasi kami sehingga kedepan bisa tampil lebih baik lagi.
"Kami kurang beruntung di tahun ini dan hasil ini juga akan menjadi evaluasi tim pelatih agar kami bisa maksimal lagi di musim berikutnya, " tegasnya.
Pada kesempatan itu, Halid pun memberikan apresiasi yang tinggi atas perjuangan semua pemain yang telah maksimal dalam mengarungi kompetisi nasional itu.
"Saya tidak menyalahkan pemain karena semua bisa terjadi di sepakbola dan hasil ini kami terima dengan sportif. Kami juga meminta maaf kepada seluruh pendukung Pelauw Putra karena belum bisa berbuat lebih di kompetisi nasional musim ini. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi, " demikian Halid. (Cal)
Dapatkan sekarang