Kajari Malteng: Media Mitra Strategis Jaga Perdamaian dan Kepercayaan Publik
Kejaksaan Maluku Tengah bersama Insan Pers Maluku Tengah. Istimewa
AdminRedaksi
18 Sep 2025 14:46 WIT

Kajari Malteng: Media Mitra Strategis Jaga Perdamaian dan Kepercayaan Publik

MASOHI, AT. – Gelar coffee morning, Kejaksaan Negeri Maluku Tengah bersama PWI dan Jurnalis Maluku Tengah perkuat sinergitas. 

Berpusat di ruangan Baharuddin Lopa, Kejaksaan Negeri Maluku Tengah, kegiatan tersebut di hadiri langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Maluku Tengah, Herbeth Pesta Hutapea di dampingi Kasi Pidsus, Kasi Intel, serta Kasi Pidum, Ketua PWI Maluku Tengah, Stewart Toisutta, AJI, serta sejumlah Jurnalis Maluku Tengah. Kamis (18/09/2025). 

Ketua PWI Maluku Tengah, Stewart Toisutta, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan Kajari meluangkan waktu untuk bertatap muka dengan insan pers. Menurutnya, momen ini penting karena menjadi awal kerja sama yang lebih erat antara Kejaksaan Negeri dan komunitas wartawan di daerah.

“Pertemuan ini bersejarah karena baru pertama kali dilakukan. Kami berharap komunikasi yang terbangun dapat memperkuat sinergi ke depan,” ungkap Stewart.

Kepala Kajari Maluku Tengah, Herbeth Pesta Hutapea yang baru dilantik pada 24 Juli 2025 itu hadir untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan visi kemitraan dengan wartawan. Ia menekankan pentingnya peran media dalam menjaga kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan mendidik.

“Kejaksaan tidak hanya menangani tindak pidana korupsi. Ada bidang intel, datun, dan pembinaan. Kami juga berperan sebagai pengacara negara yang siap memberikan pendampingan hukum bagi pemerintah daerah,” jelas Hutapea.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan kondusifitas di Maluku Tengah adalah tanggung jawab bersama. 

“Dengan kerja sama yang baik, wartawan dapat membantu memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga perdamaian,” tegasnya.

Sebelum bertugas di Maluku Tengah, Hutapea pernah menjabat koordinator tindak pidana khusus di Sulawesi Selatan selama tiga tahun. Pengalaman itu, katanya, akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kejaksaan Negeri di bumi Pamahanunusa. (AJ). 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai