Jembatan Putus, Truk Barang Nyaris Terbalik
Ilustrasi.
FaizalLestaluhu
30 Sep 2024 10:21 WIT

Jembatan Putus, Truk Barang Nyaris Terbalik

PIRU,AT-Hujan deras disertai banjir besar, mengakibatkan salah satu jembatan penghubung di Dusun Talaga, Desa Piru, Kabupaten seram Bagian Barat (SBB) longsor dan terputus. Akses jalan lumpuh.

Agar bisa dilewati para pengendara, masyarakat setempat berinisiatif membuat jembatan darurat dengan menggunakan batang kelapa yang ditimbun pasir dan kerikil.
Namun, ketahanan jembatan darurat itu tak bertahan lama. Hujan deras beberapa hari kemarin mengakibatkan banjir lumpur menutupi sebagian besar permukaan jalan dan jembatan.
Lumpur menutupi sebagian besar jalan dan jembatan darurat yang hanya berukuran lebar kurang lebih 2 meter itu. Pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati melewati jembatan licin tersebut.

Pantuan Ambon Ekpres, Minggu (29/9) sekira pukul 16.15 WIT, sebuah mobil truk pengangkut barang dengan nomor polisi DE 8525 AU hampir terbalik dan kandas akibat tertanam saat melewati jalan yang dipenuhi lumpur.

Beruntung tidak ada korban jiwa  namum akses terhenti. Para pengendara lain harus menunggu berjam-jam baru bisa melewati, usai truk tersebut berhasil diderek bergeser ke pingiran jalan.

"Jembatan darurat yang dibuat agak ke samping, dan kondisi jalan berlumpur hingga tekanan berat mobil kandas akibat lumpur tebal tutupi sebagian besar badan jalan" ungkap Andreas, supir truk.
Andreas mengaku, kondisi jalan tersebut sangat rawan jika dilintasi. Ditambah berat muatan, mengharuskan dirinya selalu waspada jika salah satu ban mobil tergelincir di jembatan kepala yang permukaannya licin dan berlumpur.

Sementara, menurut La Raul (41), salah satu warga Dusun Talaga, Desa Piru, jembatan tersebut sejak terputus pada Kamis, (26/9) kemarin, belum ada upaya perbaikan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (PUPR) daerah setempat.

"Jembatan darurat yang dibangun itu atas inisiatif para warga dan kami sendiri yang kerjakan, karena ini jalan utama, jalan penghubung masyarakat Huamual ke Piru,"ujarnya.

Dia berharap, pemerintah daerah melalui dinas PUPR SBB, secepatnya memeperbaiki jembatan tersebut agar bisa dilewati dan mempermudah masyarakat melakukan aktivitas ke kota Piru. Sementara Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR SBB, Arafay, saat dikonfirmasi Ambon Ekspres terkait perihal tersebut terksesan cuek dan tak banyak bicara.

"Makasih,"responnya via pesan WhatsApp. (Yus)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai