Jembatan Merah Putih di Bursel Putus Diterjang Banjir, Warga Desa Terisolasi
Jembatan Gantung Merah Putih di Bursel Putus akibat banjir, kemarin. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
12 May 2024 20:32 WIT

Jembatan Merah Putih di Bursel Putus Diterjang Banjir, Warga Desa Terisolasi

NAMROLE,AT-Cuaca ekstrim yang disertai dengan curah hujan tinggi berapa hari membuat sejumlah sungai di wilayah Kabupaten Buru Selatan meluap dan mengakibatkan terjadinya  banjir. 

Akibat  luapan air sungai dan banjir tersebut  mengakibatkan sebuah jembatan gantung di sungai Waepae yang menghubungkan Desa Waelikut dan Desa Waemasing, Kecamatan Waesama putus. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dipastikan kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah.

Putusnya jembatan  yang terjadi Minggu (12/5) dini hari itu  membuat akses masyarakat di desa tersebut terisolasi. Pasalnya, jembatan gantung  yang diberi nama Jembatan Merah Putih itu merupakan satu-satunya jembatan  yang dibuat oleh  TNI Angkatan Darat guna memperlancar arus transportasi darat masyarakat yang melintasi sungai tersebut.

Ditengah kondisi cuaca eksrim saat ini dan putusnya jembatan, maka   satu-satunya jalan  yang digunakan masyarakat untuk sampai ke desa mereka maupun ke Kota Namrole adalah dengan menggunakan  transportasi laut. Itupun kalau kondisi cuaca memungkinkan.

Camat Waesama, Alem  Souwakil yang di konfirmasi media ini membernarkan putusnya jembatan gantung tersebut.

“Benar, ada jembatan yang berada di antara Desa Waelikut dan Desa Waemasing di sungai Waepae putus akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Buru Selatan dan sekitarnya,” akuinya .

Alem mengaku, putusnya jembatan tersebut terjadi pada Minggu (12/5) dini hari.   Karena  beberapa  hari kemarin, masyarakat  di Desa Waimasing juga sementara melakukan perbaikan terhadap  sebuah jembatan di  wilayah desa mereka.

“Kalau tidak salah jembatan itu putus pagi dini hari. Akibatnya arus transportasi masyarakat lumpu, karena tidak bisa melewati sungai yang sementara banjir karena  permukaan  air sangat tinggi dan tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat, apalagi pejalan kaki,” ungkapnya.

Alem menuturkan, akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi putusnya jembatan untuk segera disampaikan ke bupati, wakil bupati,  sekda  maupun pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan. 

"Curah hujan masih terus tinggi. Jika sudah reda saya akan meninjau langsung jembatan Merah Putih itu," janjinya  menutup pembicaraan. 

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Buru Selatan, Hadi Longga mengaku belum mendapatkan informasi terkait putusnya jembatan tersebut.

"Sampai saat ini saya belum dapat informasi terkait putusnya jembatan tersebut," ungkapnya.

Kendati begitu, Longa yang juga Plt Asisten II Sekda Buru Selatan ini berjanji akan menyampaikan informasi ke media setelah mengkonfirmasi kejadian tersebut.

"Saya akan segera sampaikan bila sudah mendapatkan informasi terkait hal tersebut," singkatnya.(Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai