AMBON,AT-Pasca bentrokan antar kelompok warga Hitu, Maluku Tengah, dan Hunuth, Selasa lalu, membuat ratusan jiwa termasuk anak-anak terpaksa harus tinggal dilokasi pengungsian lantaran rumah-rumah mereka terbakar. Kondisi itu turut mendapatkan perhatian dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ambon.
Di bawah komando dokter Carmila L Tamtelahitu, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Ambon, Rumah Sakit Kesehatan Daerah (RSKD) dan Klinik Lawamena BKPM mengadakan kegiatan Bakti Sosial IDI Cabang Ambon Peduli warga korban bentrok Desa Hunuth.
"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas dokter-dokter di Kota Ambon, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak konflik,"kata dia, dalam keteranganya yang diterima media ini, Jumat (22/8) pagi.
Menurutnya, pelayanan kesehatan dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni kantor Desa Poka, dan gedung Serbaguna Desa Nania, untuk menjangkau warga yang tersebar di wilayah pengungsian. "Antusiasme masyarakat cukup tinggi, terlihat dari jumlah pasien yang dilayani mencapai 66 orang, terdiri dari ibu hamil, bayi dan balita, kelompok usia dewasa, hingga lansia,"jelasnya.
Diakui, pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan USG ibu hamil, pemantauan status gizi, serta pemberian edukasi dan dukungan psikososial dari RSKD Provinsi Maluku.
"Mereka juga mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan medis mereka, susu, masker dan bingkisan untuk anak-anak.
Turut hadir dalam layanan pemeriksaan yaitu Klinik Lawamena BKPM Provinsi Maluku, beberapa dokter spesialis seperti Anak, Kandungan, THT, Paru, Saraf, Penyakit Dalam dan Patologi Klinik serta para sejawat dokter umum yang berada di Kota Ambon,"bebernya.
IDI Cabang Ambon berharap, kegiatan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak konflik, sekaligus meneguhkan peran dokter sebagai pelayan kesehatan yang hadir di tengah masyarakat dalam situasi apapun. (Ars).
Dapatkan sekarang