AMBON,AT.- Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku kembali menggelar operasi perairan untuk mengedukasi masyarakat nelayan agar menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (28/9/2022)dipelopori KP XVI 1005 Pos Banda Naira melibatkan unsur Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN), TNI-AL, Polsek Banda Naira , dan Pengawas Kelautan Gugus VI Banda Naira. Sebelum operasi, pada pukul 09.00 -10.00 Wit, tim ini melaksanakan pertemuan di kantorPSDKP Unit Banda.
Usai itu, tim langsung melakukan patroli perairan di kawasan konservasi sekitar pesisir gunung api, dengan mengunakan Speedboat Napoleon 501 milik PSDKP Banda Naira. Patroli dilakukan pukul 11.00 dan berakhir pukul 15.00 WIT.
Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes (Pol) Harun Rosyid mengatakan, ini merupakan operasi rutin yang telah dilakukan Ditpolairud Polda Maluku dalam menjaga pelastarian lingkungan laut. Tujuannya, memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan.
"Agar tidak menangkap ikan yang dilindungi atau dilarang Undang-Undang Perikanan. Dan mengingatkan nelayan agar menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan,"ujar Harun Rosyid kepada Ambonterkini.id, siang ini.
Selaian itu, memberikan pemahaman kepada mayarakat untuk tidak melakukan aktivitas tambang batu di pesisir area konservasi.
"Karna bisa menimbulkan abrasi. Ini perlu diantisipasi. Olehnya itu sangat kita harapkan kesadaran kita bersama, mari kita jaga lingkungan laut untuk keberlangsung hidup kita saat ini dan yang akan datang untuk anak cucu kita," harap Rosyid. (erm)
Dapatkan sekarang