AMBON, AT. - mentum Hari Ulang Tahun (HUT) kota Ambon yang ke 477 tahun, diwarnai dengan aksi bakar ban oleh mahasiswa DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), yang melakukan aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut penurunan bahan bakar minyak (BBM). Diketahui, kenaikan BBM berdampak seluruh harga bahan pokok dan pangan naik. Aksi ini, dilakukan di tiga titik yang ada di kota Ambon. Yakni kantor DPRD Provinsi Maluku, Gong perdamaian dan kantor Gubernur Maluku.
Korlap aksi Demonstrasi, DPD IMM Maluku, M. Saleh Souwakil, mengatakan, diharapkan dengan adanya aksi ini, dapat melahirkan suatu kebijakan yang berdampak besar terhadap kenaikan BBM ini.
"Namun, kenyataan berkata lain. Saya beserta rekan-rekan tidak menemui satu orang pun. Baik itu pimpinan maupun wakil pimpinan yang ada di kantor DPRD Provinsi Maluku, maupun di kantor Gubernur Maluku, untuk dapat menyalurkan aspirasi ini," sesalnya, Rabu, (7/9).
Tujuan aksi ini, adalah menyatakan sikap pihaknya untuk memberikan seribu koin kepada pemerintah, untuk dapat menstabilkan harga pangan di Provinsi Maluku ini.
Pihaknya beranggapan, ketakutan mereka tidak beralasan. Apa mereka takut bertemu pihaknya? Sehingga, tidak ada perwakilan baik dari DPRD Provinsi Maluku maupun kantor Gubernur Maluku yang muncul untuk ketemu muka dengan pihaknya.
"Ada apa ini? Seharusnya, kita bersinergi untuk membuat kebijakan agar masyarakat menengah ke bawah dapat menjangkau harga pangan dan bahan pokok," tuturnya.
Sementara itu, Ketum DPD IMM Maluku, Abubakar Mahu, mengatakan, aksi ini merupakan langkah awal pihaknya untuk dapat menyalurkan aspirasi ini didengar oleh anggota DPRD dan Gubernur Maluku, Murad Ismail.
"Karena, hal ini didalamnya terdapat hak hidup orang banyak. Tidak main-main ini. Namun, mereka memandangnya sebelah mata saja. Ini yang membuat kami getar getir," jelasnya.
Aspirasi ini harus ada jalan keluarnya. Karena diketahui, dua tahun, telah diperhadapkan dengan wabah covid 19, ekonomi seluruhnya belum pulih benar.
"Dan, didalam tahun ini, kebijakan Presiden Joko Widodo, dengan menaikkan harga bahan bakar minyak, berdampak sangat besar terhadap perekonomian yang perlahan naik menjadi terjun bebas," tuturnya.
Jika, tidak ada tanggapan dari pihak terkait, maka pihaknya akan menggerakkan masa yang lebih besar lagi dan bukan saja di kota ambon, tapi di 11 kabupaten kota. (LMS)
Dapatkan sekarang