NAMROLE,AT-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Mumin Toumnusa mengingatkan, semua tenaga guru yang baru diangkat sebagai sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam status Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan menjadi guru yang berdedikasi dalam menjalankan tugas.
"Jadilah agen perubahan di satuan pendidikan masing-masing. Jadilah duta-duta digitalisasi pembelajaran di ruang-ruang kelas yang sunyi di Desa-desa terpencil mulai dari Way Hotong sampai di Waitawa dari Batu Karang sampai di Wailua. Hal ini disampaikan Toumnusa dalam pertemuan perdana yang berlangsung di SD Lektama, Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan, Rabu (14/1).
Toumnusa menjelaskan, saat ini melalui regulasi dan kebijakan pemerintah pusat, telah memberikan angin segar dalam dunia kepegawaian Republik Indonesia lewat Undang-undang Nomor 20 tahun 2023 tentang ASN dan keputusan Menpan RB Nomor 16 tahun 2025 tentang PPPK paru waktu serta surat edaran Kepala BKN nomor 6 tahun 2025 tentang petunjuk teknis persyaratan dan mekanisme penetapan nomor induk PPPK paruh waktu .
"Dari regulasi tersebut sehingga hari (kemarin) mengawali perjalanan tahun baru Bupati Buru Selatan La Hamidi telah melantik 3.376 P3K paruh waktu dengan jumlah yang paling terbanyak adalah tenaga guru sebanyak 486 orang. Ini menandakan kepedulian bapak bupati sangat luar biasa dalam mengatasi problematika pengangguran di Kabupaten Buru Selatan," ulasnya.
Untuk itu, kata dia, diharapkan keseriusan bapak ibu guru yang hari ini telah berubah statusnya guru honorer menjadi guru ASN paruh waktu untuk loyal kepada tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan kepada bapak ibu.
"Anda juga harus taat pada atasan baik itu kepala sekolah di satuan pendidikan masing-masing maupun kepada seluruh korwil di enam kecamatan yang di daerah ini," harap dia.
Toumnussa juga ini meminta kepada semua tenaga guru PPPK paruh waktu yang belum mahir dalam menggunakan komputer, laptop serta Smart TV , untuk belajar perangkat- perangkat tersebut.
"Bagi yang belum mahir dalam menggunakan komputer, laptop serta smart TV yang telah dibagikan oleh pemerintah ayo paksakan diri anda untuk belajar perangkat-perangkat tersebut. Terbiasa sendiri untuk selalu menggunakan media tersebut karena terkadang siswa kita lebih pandai dalam penggunaan media elektronik dari kita sebagai guru, " imbau dia.
Apalagi, lanjutnya, dalam beberapa bulan ke depan akan diperhadapkan dengan pelaksanaan tes kemampuan akademik siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP sebagai syarat kelulusan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Saya mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu guru yang telah resmi dilantik sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paru waktu. Selamat bertugas di tempat tugas masing-masing dan semoga Allah merahmati kalian selama menjalankan tugas, " pungkasnya. (Edy)
Dapatkan sekarang