AMBON, AT.— Di Kota Ambon sudah banyak satuan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Kurikulum ini merupakan sebuah program pemerintah untuk menjembatangi pendidikan di Indonesia termasuk Kota Ambon.
Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum SMP Negeri 6 Ambon, Engelora Adomina Hitipeuw, S.Pd dalam talkshow Ameks Menyapa Pendidikan yang disiarkan Radio Ameks 92,5 FM, Kamis (9/11) mengatakan, dalam penerapan kurikulum merdeka di SMP Negeri 6 Ambon hanya difokuskan kepada siswa VII dab VIII. Sedangkan kelas IX menggunakan kurikulum 2023.
Menurut Engelora, untuk mewujudkan lulusan yang berkualitas serta menjaga mutu dan kualitas pendidikan dalam penerapan IKM, maka guru dituntut agar selalu berinovatif dalam pelaksaan proses belajar mengajar di kelas VII dan VIII. Selain itu, kata dia, guru diharapkan benar – benar menguasai segalah sesuatu yang berkaitan dengan IKM.
“ Sesuai dengan folosofi dari KH. Dewantara bahwa anak harus dituntun sesuai dengan kodratnya baik kodrat alam maupun kodrat zaman sehingga dalam proses pembelajaran merasa senang dan bahagia sehingga mereka melupakan sejenak apa yang telah terjadi dilingkungan sekitarnya, “ ucap Engelora.
Dia mengaku, Implementasi Kurikulum Merdeka maulai diterapkan di SMP Negeri 6 sejak tahun 2022 dengan opsi atau pilihan mandiri belajar. Dari proses pembelajarannya, pada tahun 2023 SMP Negeri 6 Ambon naik ke level mandiri belajar ke mandiri berubah.
Karena itu, kata dia, sejalan dengan perkembangan pendidikan di Kota Ambon, SMP Negeri 6 Ambon dituntut untuk bersaing dengan sekolah – sekolah disekitarnya maupun secara umum di Kota Ambon. Dengan demikian, inovasi yang dimiliki oleh para guru di sekolah pastinya sangat memberikan dampak dalam proses pembelajaran di kelas.

Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum SMP Negeri 6 Ambon bersama dewan guru dan ketua osis menerima bantuan buku dan bingkisan dari Penyiar Radio Ameks, Novita Indriyati, Kamis (9/11)
Selain itu, lanjut dia, guru juga dituntut untuk merancang proses pembelajaran yang inovatif, sehingga saat melakukan proses belajar di kelas siswa akan termotivasi untuk belajar. “ Siswa termotivasi dalam proses belajar di kelas tergantung pada innovatif guru sesuai dengan perkembangan zaman. Olehnya itu, setiap guru harus merancang metode dan media pembelajaran sesuai dengan materi yang akan diajarkan sehingga siswa tidak merasa bosan di dalam kelas, “ katanya.
Dia menyadari bahwa IKM merupakan suatu kegiatan yang dianggap transformatif di dunia pendidikan, sehingga ada berbagai perubahan yang dirasakan baik oleh guru maupun siswa. Dia menyebutkan, kendala yang dihadapi oleh guru dalam penerapan IKM adalah minimnya penguasaan penguasaan teknologi dan belum mampuh membuat media pembelajaran.
Olehnya itu, dia menjelaskan, saat ini guru selalu dituntut untuk mengembangkan diri melalui berbagai cara seperti belajar melalui internet tentang membuat media pembelajaran nyang inovatif serta menerapkan metode pembelajaran di kelas yang kreatif sehingga dapat menciptakan suasana nyaman dan bahagian bagi anak. “ Apabila seorang guru belum mampu untuk merancang media pembelajaran yang interaktif atau inovatif di dalam kelas, maka siswa akan merasa jenuh atau bosan, “ katanya.
Pihaknya menambahkan, dalam implementasi IKM di tahun 2023, SMP Negeri 6 Ambon sudah banyak moreh prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Pada Maret 2023 siswa SMP Negeri 6 Ambon meraih juara dua lomba olimpiade bahasa inggris tingkat kota. Kemudian dalam bulan yang sama siswa mengikuti lomba tersebut hingga meraih juara pertama dan juara favorit tingkat nasional yang diselenggarakan di Kota Malang.
Sedangkan pada bulan Juli SMP Negeri 6 Ambon menyelenggarakan lomba Bola Basket yang melibatkan semua sekolah di kota Ambon dan beberapa sekolah di Kabupaten Maluku Tengah pada lomba ini juara satu diraih oleh siswa sekolah favorit itu. Selanjutnya pada Oktober 2023 yayasan Xaverius meneyelenggarakan lomba baket yang dijuarai oleh SMP Negeri 6 Ambon.
Sementara itu, dalam perlombaan permainan tradisional siswa SMP Negeri 6 juga meraih juara satu dua dan tiga untuk lomba benteng dan lomba tarompa. “ Untuk Karate siswa kami juga meraih juara hingga sampai di tingkat internasional setelah mengalahkan lawannya dari Negara India pada bulan September 2023 di Jakarta dan masih banyak prestasi lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu, “ tandasnya. (AKS)
Dapatkan sekarang