Gubernur Bantah Mess Maluku Ditelantarkan
Gubernur Maluku, Murad Ismail memotong tumpeng pertanda GIIA Maluku (Mess Maluku) diresmikan. --Istimewa.
FaizalLestaluhu
24 Apr 2024 07:00 WIT

Gubernur Bantah Mess Maluku Ditelantarkan

AMBON,AT-Gubernur Maluku, Murad Ismail meresmikan GIIA Maluku Hotel yang berlokasi di Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Selasa (23/4) kemarin. Hotel yang lebih dikenal dengan sebutan Mess Maluku itu, sebelumnya direnovasi menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih Rp 21 miliar.

Gubernur dalam sambutannya sebelum memotong tumpeng sebagai tanda peresmian Mess Maluku, membantah berbagai wacana yang berkembang selama ini bahwa Hotel Maluku selama era pemerintahannya dibiarkan telantar.

"Aset milik Pemerintah Provinsi Maluku ini telah melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga hal ini juga menjawab polemik terlantarnya Mess Maluku di masa kepemimpinan saya," tegasnya.

Mantan Komandan Korps Brimob Polri itu juga menegaskan, akan melakukan audit terhadap pengelola manajemen Mess Maluku setiap enam bulan.

"Agar manajemen hotelnya bagus, setiap enam bulan kita akan lakukan audit," ujarnya.

Lebih lanjut, Murad mengaku, Hotel Maluku direnovasi tujuannya adalah untuk memberikan rasa nyaman serta mampu bersaing dengan hunian lain di Jakarta, agar bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"GIIA dalam filosofi China adalah rumah yang sangat nyaman untuk ditinggal. Semoga hotel ini bisa dimanfaatkan dalam menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan PAD," harap Gubernur.

Selain itu, ia juga memberi apresiasi dan penghargaan yang sama kepada semua pihak, atas dukungan serta kerjasamanya dengan Pemerintah Provinsi Maluku selama ini.

"Di penghujung masa jabatan periode pertama ini, saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Maluku atas dukungan serta kepercayaannya kepada saya dan keluarga, selama bertugas sebagai Gubernur Maluku," tandas Gubernur.

Turut hadir dalam acara launching GIIA Maluku ialah Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku Widya Pratiwi, Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku Nita bin Umar, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Penjabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa, Penjabat Bupati Buru Djalaludin Salampessy, Penjabat Bupati Maluku Tenggara Jasmono, Direktur PT. Balito Sanno, Staf Ahli Gubernur dan Asisten Sekda.
Kemudian, mewakili Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Camat Tanah Abang, Ketua Forum Pemuda Muslim Maluku-Malut (FPMM), Ketua Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KBMM), Keluarga Besar Masyarakat Tenggara Raya (KBMTR), Ketua Maluku Satu Rasa (M1R), para Kepala Badan Penghubung se-Indonesia, dan Ketua Presidium Forum Mahasiswa Maluku (FKMM). (Nal)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai