Forkopimda, OKP dan Ormas Gelar Deklarasi Damai Wujudkan Bursel Aman
Forkopimda, OKP dan Ormas saat gelar Deklarasi Damai di Bursel, kemarin. --istimewa.
FaizalLestaluhu
18 Jan 2026 16:58 WIT

Forkopimda, OKP dan Ormas Gelar Deklarasi Damai Wujudkan Bursel Aman

NAMROLE,AT-Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terhimpun (OKP Cipayung) bersama Organisasi Masyarakat  (Ormas), Polres dan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan bersepakat menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan damai di Kabupaten Buru Selatan (Bursel).

Komitmen tersebut diwujudkan dengan digelarnya deklarasi damai, komitmen bersama masyarakat di kabupaten itu untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan damai. Kegiatan deklarasi tersebut  berlangsung di Pantai Wisata Tanjung Merpati Desa Waefusi, Kecamatan Namrole, Sabtu (17/1)

Kegiatan yang diperkarsai Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Maluku dengan mengusung tema “Sinergi Mencegah Konflik Sosial demi Buru Selatan yang Harmonis” itu, dihadiri Wakil Bupati, Gerson Eliaser Selsily, Wakil Ketua I DPRD, Ahmadan Loilatu, Wakapolres, Kompol Syarifuddin, Plt Sekretaris Daerah, Hadi Longa, serta Danramil Leksula.

Selsily mengatakan, kegiatan ini menjadi ruang dialog, ruang silaturahmi dan ruang menyatukan persepsi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Buru Selatan. 

"Kamtibmas merupakan pondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah tanpa rasa aman dan damai, maka pembangunan tidak dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, upaya pencegahan konflik sosial harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergitas, komunikasi dan saling pengertian antar seluruh komponen masyarakat," tegasnya.

Kegiatan deklarasi damai yang dikemas lewat ngopi bareng ini, lanjut Selsily, bertujuan mempererat hubungan antara TNI, Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Buru Selatan. Sekaligus menegaskan, kembali nilai hidup orang basudara sebagai kearifan lokal masyarakat Maluku dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

"Ini juga sebagai wujud komitmen menjaga Kamtibmas aman dan damai di Kabupaten Buru Selatan,"  tegasnya. 

Wakil Ketua I  DPRD Buru, Ahmadan Loilatu mengatakan, kegiatan ini perlu kita apresiasi dan perlu mendapat dukungan semua pihak.

"Seluruh warga di Bursel harus hidup aman , damai dan sejahtera. Kita dalam melakukan kegiatan dilingkungan kerja maupun dimana saja harus berjalan aman dan damai tanpa ada hal-hal  yang menggangu sehingga menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Deklarasi damai di awal tahun ini menjadi bukti bahwa kita mampu mewujudkan semua itu, " harapnya. 

Sementara itu Wakapolres Buru Selatan, Kompol Syarifudin menegaskan, kehadiran semua kita dalam kegiatan ini adalah bagaimana menyatukan presepsi dan komitmen untuk menciptakan kondisi yang aman dan damai di kabupaten Buru Selatan.

"Persoalan apapun yang terjadi, semuanya harus dibicarakan secara baik- baik tanpa menimbulkan persolan yang baru," ingatnya. 

Dia mengungkapkan, semua yang hadir dalam kegiatan ngopi bareng merupakan aset- aset untuk melahirkan generasi Buru Selatan.

"Kita semua dituntut untuk menghadirkan atau membawa sebuah tatanan kehidupan yang baik, demi pembangunan di Buru Selatan, " pungkasnya. (???)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai