AMBON,AT- UKM ASPAC Esport FKIP Universitas Pattimura menggandeng Komunitas Free Fire Maluku (KFFM) mengggelar turnamen E-Sport Dies Natalis ke -61 Unpatti Tahun 2024.
Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa mulai diputar pada hari ini (kemarin) dan akan berakhir 7 April mendatang.
Menurut Alberthus Fenanlampir, Ketua Dies Natalis ke 61 Universitas Pattimura menerangkan, event E-Sport merupakan turnamen free fire yang berfokus pada mahasiswa.
"Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian kepada mahasiswa di bidang olahraga," ungkapnya.
Dijelaskan, pihak universitas maupu fakultas selalu mendukung program pengembangan sumber daya potensial yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi informasi, seperti penjaringan bibit muda pada bidang E-Sport yang saat ini sedang digandrungi oleh generasi milenial.
“Kami sangat mensuport event yang berkontribusi dalam pengembangan E-Sport di lingkungan kampus. Ke depan event seperti ini akan kami dorong untuk menjadi agenda rutin kami bersama Komunitas Free Fire Maluku,” terangnya.
Fenanlampir menuturkan, turnamen ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiwa di bidang E-Sport.
"Anak-anak (mahasiswa) harus dirangkul karena ini aset kita kedepannya untuk menjadikan atlet-atlet dan bibit unggul yang dimiliki oleh kampus ternama di Maluku, " terang dia.
Fananlampir berharap, melalui kegiatan tersebut dapat melahirkan atlet E-Sport dari kalangan yang berprestasi dan diharapkan dapat mengharumkan nama baik kampus di tingkat provinsi hingga tingkat nasional.
"Dengan banyaknya kegiatan positif, diharapkan generasi muda terhidar dari kenakalan remaja, dan membuat generasi muda berprestasi dan menjadi generasi penerus terbaik," harap Fenanlampir.
"Tetap jaga kebersamaan, jangan ada dendam jika kalah, jangan jumawa kalau menang, dan panitia harus bersikap netral, junjung tinggi sportivitas untuk meraih prestasi," imbuh Fenanlampir saat membuka turnamen tersebut, Kamis (4/4) di Unpatti.
Sementara itu, Koordinator Panitia, Yulian Wenno mengatakan, ajang digelar selama tiga hari, yakni tanggal 4 sampai 6 April.
"Pesertanya berasal dari kalangan mahasiswa yang ada di kampus ini (Unpatti), " jelasnya.
Wenno menjelaskan, peserta yang mengikuti mobile legend berjumlah 36 tim dan setiap tim terdiri dari lima player. Sementara yang mengikuti Free Fire ada 72 tim yang berisikan empat player.
"Untuk para pemenang juara I, II dan III dalam turnamen ini akan memperoleh bonus berupa uang tunai, " katanya.
Di akhir pembicaraan, Wenno mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut sehingga turnamen E-Sport dapat terselenggara dan berjalan dengan baik.
"Tujuan dari kegiatan ini selain untuk meningkatkan silaturahmi antar atlet juga untuk dapat melahirkan atlet-atlet E-Sport agar mampu bersaing dikancah provinsi hingga nasional," demikian Wenno. (ZAL)
Dapatkan sekarang