Dua Warga Hilang di Laut Belum Ditemukan
Ilustrasi.
FaizalLestaluhu
31 Jul 2023 11:17 WIT

Dua Warga Hilang di Laut Belum Ditemukan

AMBON,AT-Ferny Patty,  salah seorang pemuda berusia 23 tahun jatuh dari atas tebing karang. Diduga ia jatuh ke laut. Pencarian terhadap korban terus dilakukan sejak Sabtu (29/7) pagi di Tanjung Allang, Desa Allang, Kecamatan Leihitu Barat (Leihibar), Kabupaten Maluku Tengah, namun hingga detik ini belum juga ditemukan.

Ferny merupakan warga Negeri Allang. Ia dilaporkan pihak Keluarga ke Basarnas terjatuh dari atas tebing batu ke laut di  Tajung Alang dan hilang. Pasca kejadian, Sabtu (29/7) dini hari pukul 00.30 WIT warga setempat sudah langsung berupaya mencari korban, namun hasilnya nihil. 

Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Ambon menerangkan, Tim Rescuer  dikerahkan untuk mencari korban di sekitar lokasi kejadian (TKP), tapi belum ditemukan. 

"Sekira pukul 07.15 WIT, kami menerima informasi dari Ibu Dona Sohilait melaporkan, bahwa pukul 00.30 WIT tadi malam, seorang pemuda dilaporkan jatuh dari tebing karang di sekitar perairan Tanjung Allang," ujar Arif. 

Setelah menerima laporan, kata dia, sekira pukul 07.30 WIT, dikerahkan satu dengan peralatan SAR Air dikerahkan menuju Desa Allang. Dengan jarak tempuh kurang lebih 19 KM, heading 233.09 derajat arah barat daya dari Kantor SAR Ambon guna melaksanakan Operasi SAR.

"Sayang, hingga saat ini belum juga menemuka tanda-tanda keberadaan korban," demikian Arif.

Di tempat lain, ada juga Elisa Rumbino, seorang penumpang KM. Labobar yang nekat melompat dari atas kapal. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/7). Pencarian sudah dilakukan,  namun hasilnya nihil. 

Pencarian dilakukan disekitar perairan Desa Ubung, Kabupaten Buru, Maluku sejak pukul 16.20 WIT. Pencarian hanya berlangsung sekitar 40 menit dan dilanjutkan pada hari kedua, Minggu (30/7). Hasilnya sama (belum ditemukan) . 

Arif Anwar dalam keteranganya, menerangkan, Elisa Rumbina dilaporkan melompat saat kapal berada di perairan Ubung. Karena itu, pencarian dilakukan masih di lokasi tersebut.

"Kasus ini dilaporkan ke Centre Basarnas Ambon dari Pos SAR Namlea pada Sabtu (29/7) sekira pukul 16.00 WIT. Dalam laporan itu, korban melompat dari kapal pukul 13.00," ungkapnya. 

Sekira Pukul 16. 20 WIT, lanjut Anwar, Pos SAR Namlea dan Unsur Potensi SAR dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR dengan jarak kurang lebih 3,1 Nautical mile atau mil laut, heading 340.32 derajar arah utara barat laut dari Pos SAR Namlea.

"Upaya pencarian korban hingga pukul 17.00 WIT di sekitar perairan Desa Ubung belum menemukan hasil maksimal. Tim SAR Gabungan menghentikan sementara operasi pencarian," kata Anwar.

Anwar menambahkan, operasi SAR lanjutan akan dilanjutkan pada hari ini. 

"Kami belum tahu daerah tujuan KM Labobar. Meski begitu, pencarian terhadap korban tetap kami lakukan," pungkasnya. (ERM)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai