NAMROLE,AT-Kementerian Perindustrian melalui Diretorat Jenderal (Dirjen) Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 60 pelaku usaha di Kabupaten Buru Selatan.
Bimtek yang berlangsung selama empat hari itu bertujuan untuk mendongkrak pertumbuhan wirausaha baru IKM unggul yang mampu berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Maluku dan nasional.
Kegiatan Bimtek ini dibuka secara langsung Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut (LMEA) Kementerian Perindustrian RI, Dini Hanggandari di salah satu hotel ternama di Kota Ambon dan dikuti secara daring juga oleh daerah Bursel dan MBD dimasing – masing wilayah, sejak senin 30 hingga 2 November 2023. Di Buru Selatan, kegiatan berlangsung di penginapan Denis.
Total peserta di masing – masing wilayah yakni, Kota Ambon 90 peserta, Kabupaten Bursel sebanyak 60 Peserta dan MBD 60 peserta. Materi bimtek seputar olahan pangan/ perkebunan, perbengkelan, anyaman dan perikanan.
Hanggandari menyampikan bahwa, pelaksanaan bimtek merupakan bagian dari kerja sama dengan Anggota DPR RI Komisi VII, Mercy Chriesty Barends dengan Kementerian Perindustrian serta Dinas Perindustrian di tiga wilayah setempat.
"Ini kepedulian Ibu Mercy selaku wakil rakyat di senayan yang terus mendorong kemajuan IKM di Maluku agar berdaya saing dan maju, hal ini patut diapresiasi oleh kita semua," ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan bimtek yang dilakukan agar dapat memacu kreativitas wirausaha baru IKM di Maluku terutama memanfaatkan dan mengolah sumber kekayaan alam menjadi produk berkualitas maupun kreaktifitas lainnya.
“Kemenperin sejauh ini juga terus berupaya meningkatkan kreativitas dan inovasi, salah satunya melalui penguatan ketrampilan teknis sumber daya manusia (SDM) dalam menghasilkan produk berkualitas dan memiliki daya tarik di pasaran,” tandasnya.
Di kesempatan yang sama Anggota DPR RI, Mercy Chriesty Barends dalam arahannya secara virtual dari Jakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur IKM LMEA Kementerian Perindustrian RI, Dini Hanggandari dan jajarnnya yang sejauh ini turut bekerja sama dalam mendorong pelaku IKM di Maluku agar menjadi maju dan berdaya saing.
"Sejauh ini IKM turut berperan penting menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Mereka mampu berdiri tegak ketika kondisi ekonomi global sedang tidak stabil, " katanya.
Anggota DPR RI Komisi VII ini juga menyampaikan, akses teknologi informasi yang terus berkembang memudahkan wirausaha baru IKM dalam proses produksi hingga peningkatan dan pemantapan produknya bisa dipasarkan lewat media sosial.
"Bimtek IKM telah digelar di beberapa daerah di Maluku diantaranya, Ambon, Buru Selatan, Seram Bagian Barat (SBB), Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan akan diteruskan juga di berapa daerah di Maluku nanti," ungkapnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Buru Selatan, Dominggus Seleky dalam sambutanya pada kegiatan tersebut menegaskan akan pentingnya penguasaan terhadap perkembangan sistim digitalisasi di era sekarang ini.
”Kami berharap, kementerian ke depan bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan utamanya, dan juga dalam kaitan dengan bagaimana menyesuaikan dengan perkembangan digitalisasi yang berkembang cukup cepat, " harap dia
Pada kesempatan itu, Seleky juga mengharapkan agar peserta secara serius bisa memanfaatkan kegiatan ini dengan baik demi pengembangan ekonomi.
”Kami berharap bahwa kegiatan selama beberapa hari ke depan ini tidak sekadar kegiatan yang dimaknai biasa-biasa saja, namun bagaimana kita mengembangkan potensi yang ada di daerah Kabupaten Buru Selatan sesuai dengan unggulan daerah tetapi juga peningkatan kapasitasnya juga peningkatan perekonomian, ” tutup Seleky yang juga Ketua Daerah Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Buru Selatan ini. (SE)
Dapatkan sekarang