NAMROLE,AT-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP serta petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Buru Selatan dibantu aparat kepolisian melakukan penertiban ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) di ruas jalan dalam wilayah Kota Namrole.
Penertiban ini dilakukan, setelah masa kampanye Pemilu yang berlangsung sejak 28 November 2023 dan berakhir 10 Februari 2024 dan telah memasuki masa tenang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Buru Selatan, Robo Souwakil kepada pers usai penertiban sejumlah APK mengatakan, penertiban APK hari ini, bahwa sesungguhnya kita sudah melakukan pencegahan pertama yakni dengan menyurati semua peserta pemilu yang ada dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Buru Selatan.
Dalam surat itu dimintakan kepada semua peserta Pemilu untuk membuka seluruh APK secara sukarela.
“Hari ini kami bersama jajaran Bawaslu tingkat kecamatan dan pengawas TPS serta personil Satpol PP dan Dishub dan aparat kepolisian melakukan penertiban APK tersebut,” ungkapnya, kemarin.
Penertiban ini juga, kata Souwakil, dilakukan sesuai dengan surat intruksi nomor 25 tertanggal 27 Pebruari yang di tandatangani oleh ketua Bawaslu RI.
“Surat itu berkaitan dengan patroli pengawasan dalam rangka penertiban APK. Dalam surat itu ada beberapa poin yang didalamnya harus melibatkan unsur dari pemerintah daerah, dalam hal ini Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta aparat kepolisian ,” beber dia.
Souwakil mengaku, telah menginstruksikan kepada semua pimpinan Bawaslu kecamatan baik itu ditingkat pengawas desa maupun PTPS untuk secara serentak melakukan penertiban APK yang tersebar di 81 desa pada enam kecamatan, yakni Ambalau, Waesama, Namrole, Leksula, Fena Fafan dan Kepala Madan.
“Kita berharap proses penertiban APK ini bisa berjalan aman dan lancar,” harapnya.
Souwakil juga berharap, dalam masa tenang ini semua peserta pemilu dan juga masyarakat dan stakeholder lainnya tidak lagi melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan persoalan di masyarakat.
"Mari kita jaga kondisi dan situasi yang aman dan nyaman ini hingga proses pemungutan dan perhitungan suara yang tinggal beberapa hari lagi,” harap Souwakil menutup pembicaraan. (Edy)
Dapatkan sekarang