SAUMLAKI,AT—Perencanaan hingga realisasi program dan kegiatan pembangunan di desa dan di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) harus diketahui oleh masyarakat luas. Salah satunya caranya melalui publikasi rutin.
Untuk melaksanakan hal tersebut, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) di pemerintah desa maupun Pemkab yang memiliki kemampuan menulis dan komunikasi publik yang baik. Kemampuan aparatur pemerintahan bisa diperoleh dan ditingkatkan melalui pelatihan maupun workshop.
Menyadari hal itu, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggandeng Ameks Institute menggelar workshop penguatan kapasitas SDM dan komunikasi publik aparatur KKT, di gedung pendapo Bupati Tanimbar, Saumlaki, Rabu (26/7).
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah KKT, Jozef. J. Kelwulan yang membuka kegiatan tersebut, mengatakan SDM komunikasi publik di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai ke perangkat desa penting ditingkatkan. Tujuannya untuk memberikan pemahaman dalam mengelola informasi atau kegiatan secara tersistematis.
"Dalam menjalankan roda pemerintahan baik di desa maupun OPD harus mewujudkan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai model negeri maju dan makmur di Indonesia. Karena itu, jalin dan buka komunikasi dengan para pihak terkait pembangunan yang akan dilaksanakan," kata Kelwulan.
Kelwulan mengakui, penyebaran informasi terkait program pemerintah desa di media massa maupun media sosial masih kurang maksimal, padahal keuangan desa yang dikelola cukup besar. Kondisi yang juga terjadi di OPD Pemkab KKT.
"Kegiatan-kegiatan desa harus terpublikasi. Para operator desa dan Kasubag perencanaan maupun pengelolah perencanaan OPD, agar informasi atau kegiatan dari masing-masing OPD harus tersampaikan dengan baik, sehingga dapat diketahui masyarakat luas, khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar," pintanya.
Direktur Ameks Institute, Nasri Dumula mengatakan, kegiatan workshop tersebut merupakan kesempatan terbaik bagi perangkat desa maupun OPD untuk belajar menulis dan komunikasi publik.
"Di era derasnya informasi hoaks saat ini, aparatur pemerintahan dituntut memiliki keterampilan menulis dan komunikasi publik yang baik untuk menyebarkan informasi yang benar, " ucap Nasri.
Olehnya itu, dia berharap ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh pada kesempatan itu bisa disampaikan kepada perangkat desa dan OPD tidak sempat ikut.
"Ameks Institute siap membantu Pemkab KKT untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan tugas, maupun tuntutan zaman saat ini," kuncinya.
Adapun narasumber kegiatan tersebut, Kepala Dinas KomInfo KKT, Junus F. Batlajery), Pimpinan Redaksi Harian Ambon Ekspres Hadia Wali, Direktur Ameks Institute Nasri Dumula, dan praktisi komunikasi publik Mey Cresentya Rahail. Materi yang disampaikan adalah dasar-dasar teknis penulisan ala jurnalistik, public speaking, dan komunikasi efektif dalam meningkatkan kualitas layanan publik. (MAL)
Dapatkan sekarang