Peduli Lansia, Poltekkes Kemenkes Maluku Gelar Pelatihan Hidrasi di PSTW Inakaka
Penyerahan Investasi PKM berupa modul kebutuhan hidrasi dan nutrisi lanjut usia dan poster dari Ketua Tim Pengabdi Poltekkes Kemenkes Maluku, Dr. Saidah Rauf, S.Kep., M.SC kepada Manun Saulatu, ST selaku Kepala UPTD PSTW Ina-Kaka.

ISTIMEWA
Admin
21 Nov 2024 21:19 WIT

Peduli Lansia, Poltekkes Kemenkes Maluku Gelar Pelatihan Hidrasi di PSTW Inakaka

AMBON, AT--Dalam upaya mendukung kesehatan lansia, tim pengabdian masyarakat dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Maluku telah sukses melaksanakan kegiatan bertajuk Upaya Peningkatan Status Kesehatan Lansia melalui Pelatihan Hidrasi bagi Petugas Kesehatan dan Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Inakaka.

Kegiatan yang berlangsung dari Juni hingga November 2024 ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemenuhan kebutuhan hidrasi pada lansia, bekerja sama dengan para pengelola dan petugas kesehatan di PSTW Inakaka.

Program ini berangkat dari hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa sebagian penghuni panti mengalami kekurangan cairan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan sebesar 1400–1800 mL per hari.

Kekurangan cairan ini memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk hipertensi, hiperkolesterol, dan gangguan ginjal. Kondisi ini menjadi dasar pelaksanaan program pelatihan dan edukasi untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Rangkaian kegiatan PKM yang diketuai oleh Dr. Saidah Rauf, M.Sc beserta dua dosen lainnya yaitu Santi Lestaluhu, M.PH dan Sry Eni Setyoningsih, M.Kes ini dilaksanakan sejak bulan Juni 2024. Kegiatan PKM diawali dengan pemeriksaan status hidrasi dan nutrisi lansia. Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar pelatihan hidrasi yang diberikan kepada petugas kesehatan panti.

Dr. Saidah Rauf kepada Ambon Ekspres, Kamis (21/11/2024) mengatakan, pelatihan mencakup materi tentang pentingnya hidrasi, tanda-tanda dehidrasi, dan cara memastikan kebutuhan cairan lansia terpenuhi. 

"Setelah pelatihan, petugas kesehatan diberdayakan untuk memberikan edukasi berkelanjutan kepada para lansia, menjadikan mereka lebih sadar akan pentingnya menjaga asupan cairan,"jelasnya.

Sebagai bagian dari program, lanjut Saidah, tim pengabdian masyarakat juga memberikan bantuan berupa tumbler air minum kepada seluruh penghuni panti. Inisiatif ini bertujuan mempermudah lansia untuk mengonsumsi air hangat, terutama di malam hari. 

"Selain itu, tim juga membagikan modul edukasi tentang kebutuhan hidrasi dan nutrisi lansia, serta poster tips pencegahan dehidrasi yang ditempatkan di berbagai area strategis di panti,"paparnya.

Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan program ini. Asupan cairan harian para lansia kini sesuai dengan anjuran, dan petugas kesehatan semakin peka terhadap pentingnya hidrasi dalam menjaga kesehatan lansia. 

"Tak berhenti di sini, program ini akan dilanjutkan dengan kerja sama lanjutan antara tim pengabdian masyarakat dan pihak PSTW,"ungkapnya.

Rencana berikutnya mencakup penilaian asupan nutrisi lansia melalui metode recall makanan dan pendampingan penyusunan menu sehat seimbang untuk memenuhi kebutuhan gizi para penghuni panti.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara institusi pendidikan, pengelola panti, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang signifikan. "Poltekkes Kemenkes Maluku berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan untuk mendukung kesehatan masyarakat lansia di berbagai wilayah,"pungkasnya. (TAB)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai
Lihat Juga