NAMROLE,AT-Setelah diberitakan berulang kali, Dinas Pekerjaan Umum ( PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru Selatan turun tangan guna mengatasi persoalan jalan masuk ke Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) sampah yang berlokasi di dusun Wamsoba desa wali Kecamatan Namrole.
Dua hari berturut - turut sejak Kamis dan Jumat (11, 12) September dua alat berat yakni Eksavator dan Loder bersama pegawai di dua dinas tersebut di kerahkan untuk membuka ruas jalan masuk ke lokasi TPA. Selain membuka ruas jalan masuk, ribuan ton sampah yang menutupi ruas jalan nasionalpun mulai di singkirkan dari badan jalan. Langkah yang di ambil dua dinas teknis ini lantaran adanya instruksi langsung dari Bupati Buru Selatan La Hamidi untuk mengatasi persolaan sampah yang berberapa waktu belakangan sering muncul di media sosial. Langkah ini juga untuk mengatasi penumpukan sampah dalam kota Namrole pada sejumlah tempat pembuangan sementara akibat sulitnya akses masuk mobil sampah ke TPA.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru Selatan, Yusri Usbi kepada pers di sela-sela kegiatan pembersihan dan pembukaan ruas jalan masuk ke TPA kemarin mengatakan, langkah yang diambil bersama Dinas PUPR lantaran selama ini ruas jalan yang menjadi satu- satunya akses masuk ke lokasi TPA tidak bisa di lalui kenderaan truk pengangkut sampah. Selain itu adanya teguran dari Kementrian Pekerjaan Umum Republik Indonesia melalui Balal Jalan Nasional Wilayah Maluku kepada Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup. Karena penumpukan ribuan ton sampah di badan jalan milik Balai Jalan Nasional Wilayah Maluku.
"Karena instruksi dan teguran itulah kita ambil langkah untuk segera membuka akses jalan ke lokasi TPA serta memindahkan ribuan ton sampah yang dibuang di badan jalan milik Balai Jalan Nasional Wilayah Maluku," ungkapnya.
Usbi mengaku telah membangun koordinasi dengan PT Mutu Utama Kontruksi untuk membantu memijamkan tiga buah unit DumTruk guna menyuplai matrial sirtu untuk dibuang pada akses ruas jalan masuk masuk ke TPA.
"Ada tiga buah mobil dum truk yang kita pinjam untuk membantu . Karena kita terbatas dengan mobil," akuinya.
Ditanya kapan proses pembukaan ruas jalan untuk akses masuk mobil sampah dan pembersihan ribuan ton sampah di badan jalan bisa diselesaikan, Usbi mengaku, akan diupayakan secepatnya.
"Hari ini kan hari kedua kita kerja. Baik buka akses jalan, dan pembersihan ribuan ton sampah yang menutupi sebagian besar ruas jalan. Kita akan upayakan secepatnya. Semua sampah di badan jalan harus dibersihkan. Kita akan angkut untuk dibuang di TPA setelah ruas jalan akses masuk selesai dikerjakan," sebutnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syamsul Sampulawa yang turun juga di lokasi TPA menegaskan, kerjasama yang dibangun dengan Dinas Lingkungan Hidup semata- mata untuk membantu mengatasi pemasalahan sampah di TPA.
"Ini kita jalankan instruksi bupati, karena masalah sampah harus dituntaskan," sebutnya.
Mantan Kadis Lingkungan Hidup ini pun optimis akses jalan masuk menuju TPA dan upaya membersihkan ribuan sepanjang ruas jalan nasional akan dtuntaskan secepatnya.
"Saya optimis dalam waktu dekat persoalan sampah di TPA ini akan segara selesai, karena sudah ada eksien dari Dinas Lingkungan Hidup dan PUPR di lapangan," pungkasnya. (Edy)
Dapatkan sekarang