AMBON,AT-Penunjukkan Widya Pratiwi dan Haerudin Tuarita sebagai Ketua dan Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Maluku membuat kaget sejumlah kader PAN di daerah ini. Mereka heran dengan keputusan DPP yang melakukan pergantian komposisi kepengurusan tanpa alasan yang jelas.
Diketahui, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan telah menyerahkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat PAN Nomor :PAN/A/Kpts/KU-SJ/045/V/2024 tentang Perubahan Keempat Kepengurusan DPW PAN Provinsi Maluku Periode 2020-2025, kepada Widya Pratiwi di Jakarta, Minggu (26/5) kemarin. Dalam SK tersebut, ketua PAN Maluku yang awalnya Wahid Laitupa, diserahkan kepada Widya Pratiwi, dan Haeruddin Tuarita ditunjuk sebagai Sekretaris menggantikan Amiruddin.
SK yang ditandatangani Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal Eddy Suparno, itu juga menyertakan Irjen Pol (Purn) Murad Ismail sebagai Ketua Majelis Penasehat DPW PAN Maluku dan Idrus Tatuhey sebagai Ketua Dewan Kehormatan Wilayah.
Belum diketahui pasti penyebab pergantian Wahid dan Amiruddin. Namun dikabarkan, pergantian yang dilakukan DPP merupakan keputusan bulat dari ketua umum.
Salah satu kader PAN Provinsi Maluku yang enggan namanya disebutkan mengatakan, hampir semua pengurus tidak mengetahui bahwa ada upaya sekelompok orang dengan melobi DPP untuk melakukan pergantian komposisi kepengurusan DPW PAN Maluku.
Menurut dia, apapun yang diputuskan DPP melalui Ketua Umum Zulkifli Hasan, tetap dihargai oleh seluruh kader. Namun, politik juga perlu mengedepankan etika dan moral yang baik serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kekeluargaan dalam suatu partai, bukan saling menjatuhkan.
"Kami di internal juga kaget setelah mengetahui informasi ini. Kok bisa seperti itu ya, lakukan pergantian tanpa ada musyarawah di tingkat bawah atau ada masalah apa gitu. Tiba tiba-tiba diganti. Dimana etika politiknya,?" ujar kader tersebut kepada Ambon Ekspres, Sabtu (25/5).
Ia juga mempertanyakan alasan dan pertimbangan DPP PAN yang mengakomodir Haerudin Tuarita sebagai Sekretaris DPW PAN Maluku. Padahal, Haerudin bukan kader yang 'berdarah-darah' di PAN.
"Hairudin itu siapa? Tiba-tiba oleh DPP diangkat jadi Sekretaris Wilayah. Bukan kader juga. Ini kan lucu,"kesalnya.
Sementara itu, Wahid Laitupa yang dikonfirmasi Ambon Ekspres via WhatsApp Minggu kemari terkait pergantian dirinya, tidak banyak berkomentar. "Nanti saja ya," jawab Wahid.
Wahid juga sempat menulis status di story WhatsAppnya, yang menunjukkan sikapnya menerima keputusan Zulkifli Hasan.
"Sepahit apapun tetap ku jadikan sebagai pengobatan diri. Sabar dan ikhlas selalu ku jadikan sebagai sumber hidupku. Allah maha besar," tulis Wahid.
Siap Sukseskan Pilkada
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi yang juga hadir saat penyerahan SK mengucapkan, selamat bekerja kepada pengurus baru di bawah kepemimpinan Widya Pratiwi.
"Terus berjuang secara keras, agar PAN akan terus bersinar di bumi para raja-raja, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku, suku apapun, agama apapun, adat istiadat apapun, seperti sinar matahari memberikan kepada seluruh manusia," katanya.
Sedangkan Widya Pratiwi mengaku berterima kasih kepada DPP PAN atas amanah yang diberikan kepadanya.
"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Umum Pak Zulkifli Hasan yang telah mempercayakan saya sebagai Ketua. Saya berkomitmen untuk memajukan PAN di Maluku," ujar Widya kepada wartawan, Sabtu kemarin.
Dengan amanah ini, Widya akan gencar melakukan konsolidasi, koordinasi dan memperkuat PAN Maluku dalam memasuki pemilihan kepala daerah Gubernur maupun Bupati Walikota November 2024 mendatang.
"Ini merupakan tanggung jawab besar memasuki pilkada dan tentunya untuk meraih sukses seperti pemilihan legislatif kemarin," sebut Widya.
Anggota DPR RI terpilih dapil Maluku dari PAN itu berharap seluruh kader PAN di Maluku bersatu dan merapatkan barisan untuk menyukseskan Pilkada di Maluku.
"Sukses untuk PAN, sukses untuk Maluku dan sukses untuk kita semua. PAN harus jaya di Maluku," tutup Widya. (Wahab/Nal)
Dapatkan sekarang