MASOHI, AT. – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah menggelar Training of Trainer (ToT) sebagai langkah strategis memperkuat kompetensi guru dalam meningkatkan literasi peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Isabella pada Selasa (14/10) ini menjadi bagian dari gerakan nyata memperkuat kapasitas pendidik hingga ke tingkat satuan pendidikan.
Plt. Kepala Dikbud Malteng, Husen Mukaddar, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan literasi menjadi fokus utama pelaksanaan ToT tahun ini, khususnya melalui pengembangan kelas kaya aksara dan kegiatan menulis ideasi.
“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi fondasi dari seluruh proses berpikir,” tegas Husen.
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh. Bupati Maluku Tengah, kata dia, telah menginstruksikan agar pemanfaatan dana BOS di setiap sekolah tepat sasaran dan berorientasi pada peningkatan kualitas.
Selain itu, dirinya mengungkapkan pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan SEAMEO SEAMOLEC (Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara), yang siap bekerja sama dalam pengembangan program Pembelajaran Jarak Jauh. Langkah ini ditujukan untuk menjawab kekurangan tenaga pendidik, terutama di wilayah 3T.
Husen berharap peserta ToT tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga penggerak perubahan di wilayah masing-masing.
“Kami ingin para guru menjadi agen perubahan, menularkan semangat literasi, dan memfasilitasi rekan-rekan guru lainnya dalam menciptakan pembelajaran yang kaya aksara dan berorientasi pada pemahaman makna,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menyoroti tantangan pendidikan masa kini, di mana sekolah dihuni tiga generasi sekaligus, generasi X, Y, dan Z, yang memiliki karakter serta gaya belajar-mengajar berbeda.
ToT ini diharapkan melahirkan guru pelatih yang adaptif, mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan zaman, serta membangun ekosistem literasi yang kuat di sekolah-sekolah se-Maluku Tengah. (Jen).
Dapatkan sekarang