AMBON, AT-Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Bodewin Wattimena-Ely Toisutta terus menunjukkan kualitas mereka untuk memajukan Kota bertajuk Manise ini.
Keduanya mampu curi perhatian publik Kota Ambon dengan tampilan dan penguasaan materi saat debat perdana, yang diselenggarakan KPU Kota Ambon
diikuti empat pasangan calon yakni Agus Ririmasse - Novan Liem dengan nomor urut 1, Bodewin Wattimena - Ely Toisuta nomor urut 2.
Kemudian pasangan M. Tady Salampessy - Emily D. Luhukay nomor urut 3 dan Jantje Wenno-Syarif Bakri Asyathry nomor urut 4, dengan mengusung tema "Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik dan Harmonisasi Sosial, berlangsung di Santika Hotel Premiere Ambon, Sabtu (19/10) malam.
Menanggapi itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT-IB) Kota Ambon Fadri Nurlette mengatakan, pasangan dengan Akronim "Beta Par Ambon, Ambon Par Samua ini" sangat visioner, tegas dan lugas ditunjukkan dengan penguasaan materi saat debat, ketimbang paslon lain.
Materi yang disampaikan saat debat menjadi tolak ukur kinerja kepemimpinan Bodewin selama menjabat Pj. Walikota Ambon dua tahun, terbukti dan teruji ditorehkan kepada masyarakat Ambon.
Penyampaian visi misi keduanya saat debat sangat sesuai dan bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat Kota Ambon.
Untuk itu, diharapkan pasangan Bodewin Wattimena-Ely Toisutta harus menangkan Pilkada 27 November 2024 mendatang.
"Debat perdana ini sangat punya nilai, masyarakat akan menilai paslon mana yang lebih layak pimpin Kota Ambon ke depan. Masyarakat harus bisa memilih figur yang tepat. Paslon lain tidak menggambarkan visi misi secara jelas dan tepat sasaran membangun Kota Ambon, berbeda dengan pasangan Bodewin Wattimena-Ely Toisuta," sabut Fadri
kepada media ini, Minggu kemarin.
Dirinya mengajak seluruh kader dan simpatisan yang tergabung dalam struktur PEKAT IB Kota Ambon untuk mendukung pasangan Bodewin Wattimena-Ely Toisutta
di Pilkada nanti sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon periode 2024-2029.
Kepada warga Kota Ambon, diingatkan untuk tidak salah pilih pemimpin Kota Ambon. Namun pilihlah sosok Bodewin-Ely yang dianggap tepat.
Alasannya, karena keduanya memiliki kapasitas dan loyalitas. Kemudian program yang disampaikan tidak muluk-muluk. Begitu juga visi misi sangat realistis dan bisa dipertangungjawabkan kepada masyarakat. Bukan sekedar janji.
"Yang sangat tersentuh adalah program jumpa rakyat yang dilakukan Bodewin selama dua tahun menjabat Pj. Walikota Ambon. Dimana program tersebut dinamai "Wajar". Program ini tidak ada dipasangan yang lain," ungkapnya. (Wahab)
Dapatkan sekarang