BULA,AT-Pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Walan Tengah, Kecamatan Tutuk Tolu, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menjadi yang pertama di daerah bertajuk Ita Wotu Nusa itu.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan dapur MBG saat kunjungan kerja (Kunker) ke SBT, kemarin.
Gubernur Hendrik Lewerissa pada kesempatan itu mengatakan,di Maluku sudah sekitar 40 ribu anak sekolah yang sudah mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun masih banyak Anak-anak yang belum dapat menikmati program dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Termasuk di SBT.
"Oleh karena itu harus dibangun dapur-dapur untuk memasak buat anak-anak sekolah kita. Program MBG ini juga ditujukan buat ibu-ibu hamil dan balita yang memang membutuhkan asupan gizi tambahan," ucap Hendrik dihadapan masyarakat Desa Walan Tengah.
Lewerissa meminta masyarakat untuk mendukung program tersebut, sehingga pembangunan dapur MBG ini bisa dapat terlaksana dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kata dia, saat menghadiri peluncuruan Koperasi desa Merah Putih di Salagor kota uanh berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting bersama Presiden Prabowo Subianto.
"Bahwa beliau menyampaikan tergetnya bulan Oktober tahun ini. Seluruh Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur MBG itu sudah harus terselenggara di seluruh Indonesia. Jadi nanti kita Pemerinyah provinsi akan kerjsasama dengan Pemerintah kabupaten,"tuturnya.
Pihaknya memastikan kerjsama dengan Pemerintah Kabupaten SBT dalam hal ini bupati dan wakil bupati agar apa yang jadi tanggungjawab pemkab akan dilaksanakan. Dan juga apa yang pemerintah Provinsi bisa bantu pasti diakomodir.
"Tujuanya cuma satu, memastikan anak-anak sekolah kita mendapat bantuan makan bergizi gratis dari negara,dari pemerintah. Jadi tokong mohon doa restunya apa yang menjadi program pempus dapat terlaksana dengan baik. Terimakasih untuk semua terutama pemilik lahan yang sudah menghibahkan tanahnya untuk dapur MBG,"jelasnya.
Sementara Abdul Radak Kelrey pemilik lahan yang bersedia menghibahkan tanahnya menyampaikan, dirinya sangat mengapresiasi Gubernur Maluku yang sudah bersedia melakukan peletakan batu pertama pembangunan di Negeri Walan Tengah.
Dirinya menambahkan, sejak 80 tahun kemerdekaan Indonesia baru pertama kali Gubernur Maluku mendatangi negeri tersebut.
"Saya merasa bangga dengan pak Hendrik (Lewerissa) , dengan kehadiran pak Hendrik Lewerissa di negeri kami, saya selaku anak negeri sangat mengapresiasi,"pungkasnya.(Jamal)
Dapatkan sekarang