AMBON, AT.- Komandan Lantamal IX Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina melepaskan KRI Dorang-874 yang akan melaksanakan misi perdana Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 di Dermaga Irian Komplek Lantamal IX Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Rabu (12/10/2022).
Kegiatan pelepasan ini dilakukan setelah KRI Dorang-874 diresmikan dan menjadi keluarga besar Lantamal IX untuk memperkuat unsur kapal perang di bawah jajaran Satuan Kapal Patroli Lantamal IX (Satrol Lantamal IX). Dihadiri Deputi Direktur Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Bakti Artanta dan Penjabat Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena.
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 ini merupakan kerja sama antara Bank Indonesia dengan TNI Angkatan Laut. Komandan KRI Dorang-874 Letkol Laut (P) Ardita Yudha Prawira, S.H., M. Tr. Opsla bersama tim ekspedisi Bank Indonesia Provinsi Maluku akan menyambangi tiga pulau yaitu Pulau Gorom, Pulau Geser dan Pulau Banda, 12-16 Oktober 2022.
Dalam sambutannya Penjabat Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengatakan, ekspedisi rupiah berdaulat menggunakan KRI bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T) untuk mendapatkan uang layak edar.
“ Kehadiran rupiah di seluruh pelosok Indonesia juga merupakan wujud kontribusi BI dalam menjaga kedaulatan negara demi menjaga keutuhan NKRI, “ ucap Bodewin.
Karenanya, atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Ambon, Bodewin mengucapkan terima kasih kepada BI atas pelayanan kebutuhan uang layak edar di masyarakat termasuk di daerah 3T serta TNI AL yang sudah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan ekspedisi rupiah berdaulat tahun 2022.
“ Kepada Komandan KRI Dorang-874 dan seluruh tim selamat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Diharapkan kegiatan ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala dan semoga tim ekspedisi rupiah berdaulat berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, “ pintanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Bakti Artanta dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Lantamal IX Ambon yang telah menerima satu unit kapal perang KRI Dorang-874 yang sangat luar biasa untuk menambah pengawalan di wilayah Maluku.
Menurutnya, khusus dari program ini tidak hanya membawa uang, tetapi ada juga program sosial berupa bantuan dan pengobatan gratis kepada masyarakat.
Olehnya itu, Artanta berharap melalui pelaksanaan kegiatan tersebut masyarakat semakin menjunjung nilai sinergitas terhadap kinerja pemerintah serta komponen militer.
“ Kami ucapkan terima kasih dalam kesempatan ini bisa bekerja sama dalam rangka ekspedisi rupiah berdaulat. Hadirnya rupiah berdaulat sangat ditunggu - tunggu oleh masyarakat. Mungkin di sana sudah lusuh dan tidak layak untuk dipergunakan sebagai alat pembayaran. Sehingga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas dan penyemangat bagi masyarakat, “ tutur Artanta.
Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina membeberkan, kegiatan ekspedisi rupiah berdaulat kali ini merupakan misi perdana dari KRI Dorang-874 setelah resmi masuk dalam jajaran Lantamal IX Ambon.
Selain melibatkan 50 ABK KRI Dorang-874, tim ekspedisi juga diikuti oleh delapan orang Pejuang Rupiah dari kantor pewakilan BI Provinsi Maluku dan enam orang petugas kesehatan dari personel Diskes Lantamal IX dan Rumkital dr. F. X. Suhardjo.
“ Sudah beberapa kali melakukan kegiatan ini dan bekerja sama dengan BI sejak tahun 2011 lalu. Kegiatan ekspedisi kali ini rutenya adalah pulau Gorom, Geser, dan Banda. Selain penukaran uang rupiah yang tidak layak edar, kita juga akan melaksanakan bakti kesehatan dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat yang akan disinggahi KRI Dorang dengan membawa tim kesehatan Lantamal IX yang ikut on board di KRI, “ singkatnya. (AKS)
Dapatkan sekarang