Collin Lepuy Jadi Plt Ketua PAN Aru, Puluhan Caleg Ramai-ramai Mundur
FaizalLestaluhu
18 Sep 2023 09:25 WIT

Collin Lepuy Jadi Plt Ketua PAN Aru, Puluhan Caleg Ramai-ramai Mundur

AMBON,AT-Sebanyak 22 dari total 25 Bakal Calon Anggota Legislatif (bacaleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan puluhan pengurus DPD PAN Kabupaten Kepulauan Aru ramai-ramai mundur. Mereka kesal lantaran AD/ART partai tidak lagi dihargai oleh pimpinan wilayah.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Aru, Ali Wamir yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa pengunduran pengurus DPD dan caleg disertai pelepasan atribut partai.

Mereka kecewa lantaran penunjukkan Collin Lepuy sebagai Plt Ketua DPD PAN Aru adalah sepihak dan telah melanggar Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai yang tidak lagi dihargai.

"Kami kesal dan kecewa karena penunjukan Collin Lepuy sebagai Plt Ketua DPD tidak sesuai mekanisme sebenarnya, tidak menghargai anggaran dasar anggaran rumah (AD/ART). PAN ini partai besar loh bukan dengan caranya seperti ini," sebut Wamir kepada media ini, kemarin. 

Dijelaskan, jika keputusan partai tidak lagi menghargai AD/ ART, maka muda bagi kader tingkat bawah di buat semaunya pimpinan partai di tingkat Provinsi karena memiliki kepentingan tertentu.

"Kalau AD/ART partai tidak lagi dipakai, maka kami muda diobok-obok karena kepentingan tertentu," tegasnya.

Dijelaskan bahwa, harusnya yang menjadi Plt. Ketua DPD PAN Aru adalah Sekretaris Pengembangan organisasi dan kaderisasi (POK) PAN Maluku Muhamad Taufik  Saimima karena telah ditetapkan melalui rapat pleno resmi sesuai mekanisme. 

Namun belakangan karena kepentingan caleg tertentu yang termakan rayuan Colin Lepuy  menggaransikan 30 ribu suara DPR RI di Kabupaten Aru untuk Caleg DPR RI. 

"Ada Caleg DPR RI tergiur dengan garansi 30 ribu suara di Aru yang dijanjikan Colin kepadanya, jika dia jabat ketua DPD. Makanya diputuskan," tandasnya.

Puluhan Bacaleg yang mundur adalah, Ali Wamir, Wa Hastuti Husudin, Albertus Petrus Adjas, Redemtor Ngutra, Martinus Rumteh, Miryam Tetengar, Sulfan Baun, Hadi Selmury, Iii Madidi, Agus Patrio Halim, Herman Gabriel Barend, Reni Awal, Elvin Teis Ngebursian, Hasby Silayar, Mersiana Roliana Leonupun, Mathias Atdjas, Novita Yanti Hutanjalay dan Umar Bau Bessy dan beberapa lainnya. Tiga Bacaleg yang bertahan adalah, Sigit bin Basso, Colin Leppuy dan Yostania Nelce Sersian.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Maluku, Wahid Laitupa yang dikonfirmasi berkali-kali belum memberikan tanggapan. Begitu juga Colin Leppuy tidak menjawab.

Salah seorang pengurus PAN Maluku yang enggan namanya disebutkan mengatakan, kekecewaan caleg dan kader PAN Aru, karena Collin Lepuy yang baru masuk dengan status sebagai caleg di PAN pelarian dari PDIP, bisa diangkat sebagai Plt. Ketua DPD. Mestinya pada posisi itu harus ditempati oleh kader partai yang masuk dalam kepengurusan tingkat wilayah.

Awalnya, sebut dia, Muhammad Taufik Saimima yang tunjuk sebagai Plt sesuai keputusan partai, namun belakangan Saimima dilengserkan diduga atas perintah orang tertentu karena janji suara DPR RI di Kabupaten Aru.

"Mereka mundur, karena kecewa sudah berdarah darah cari caleg, untuk kemajuan partai di Pileg 2024, kok tiba-tiba Colin ditunjuk sebagai Plt ketua DPD PAN Aru, dia bukan kader hanya status caleg. Ini yang mereka kecewa. 

Informasi yang dihimpun media ini, Muhammad Taufik Saimima Sekretaris POK PAN Maluku juga mengundurkan diri sebagai kader PAN. Saimima yang dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya mundur dari PAN.

"Iya benar. Saya sudah masukan surat pengunduran diri sebagai anggota partai amanat Nasional Sabtu malam, dan juga sebagai Bacaleg DPRD Maluku dapil Kota Ambon dari PAN," ungkapnya. (WHB)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai