MASOHI, AT. – Sebanyak 47 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Maluku Tengah yang tergabung dalam Kloter 26 resmi dilepas oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menuju Tanah Suci Mekkah.
Prosesi pelepasan berlangsung di Islamic Center Kota Masohi, Jumat (8/5/2026), dan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maluku Tengah, Khadijah Silawane, Dandim 1502/Masohi, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda lingkup Kabupaten Maluku Tengah.
Dari total 47 jamaah, terdiri atas 21 jamaah laki-laki dan 26 jamaah perempuan. Jamaah tertua tercatat atas nama Siti Selano (86), warga Negeri Sepa, Kecamatan Amahai. Sementara jamaah termuda adalah Ahmad Ambara (25), asal Kota Masohi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maluku Tengah, Rasyidah Silawane, menjelaskan bahwa kuota haji tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya karena sistem pembagian kuota kini berbasis provinsi.
“Sebagaimana diketahui, pembagian kuota tahun ini mengalami penurunan dibanding sebelumnya karena kuota sekarang berbasis provinsi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini menjadi sejarah baru karena merupakan angkatan pertama penyelenggaraan haji setelah Kementerian Haji dan Umrah berdiri sendiri terpisah dari Kementerian Agama.
Rasyidah mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta menghormati aturan dan budaya yang berlaku di Arab Saudi.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dengan predikat haji yang mabrur,” katanya.
Sementara itu, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengatakan penyelenggaraan haji tahun ini memiliki makna istimewa karena menjadi momentum awal pelayanan haji oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maluku Tengah.
Menurutnya, perubahan kelembagaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
“Ini menjadi momentum penting bagi peningkatan pelayanan haji di daerah. Kita berharap sistem baru ini mampu memberikan pelayanan yang semakin baik, nyaman, dan maksimal bagi seluruh jamaah,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas haji, serta menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci.
“Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan, keikhlasan, dan niat semata-mata karena Allah SWT. Jadilah duta yang baik yang membawa nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci,” pesannya.
Selain itu, Bupati meminta para tenaga medis dan pendamping haji untuk terus memantau kondisi jamaah agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar, aman, dan tertib. (Jen).
Dapatkan sekarang