Bupati Malra Minta Polres Profesional Tuntaskan Konflik 
Bupati Malra, M. Thaher Hanubun memeluk keluarga salah korban, Kamis (28/7)
Admin
29 Jul 2022 23:42 WIT

Bupati Malra Minta Polres Profesional Tuntaskan Konflik 

TUAL, AT.--Konflik berdarah antarwarga Desa Ohoiren dan Ohoidertutu, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, telah menyita perhatian berbagai pihak.
Konflik warga ini tidak bisa dianggap remeh, karena mengakibatkan satu orang meninggal dunia, 33 orang korban luka-luka, 22 rumah terbakar.

Warga harus mengungsi di Ohoi/desa tetangga. Bahkan ada 15 kepala Keluarga (KK) yang sementara berpindah ke Kota Tual.

Berbagai upaya telah dilakukan, sampai menarik perhatian Kapolda Maluku, Pangdam VII Pattimura serta Uskup Amboina.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun pun telah melakukan pendekatan bagi kedua belah pihak.  Pada baik secara pemerintahan maupun secara Kekeluargaan, Kamis (28/07/2022). Hanubun meminta kedua belah pihak dapat meredam emosi, serta menahan diri, dan tidak terpancing dengan isu provokatif.

"Terhadap rumah warga yang rusak, saya telah perintahkan dinas terkait dan telah terdata. Pemerintah daerah akan membantu guna perbaikan,"kata Bupati.

Pemerintah daerah, kata Hanubun, juga menanggung biaya pengobatan warga.
Sementara pelajar yang mengungsi, bisa bersekolah di sekolah yang masih di dalam wilayah Maluku Tenggara, kondisi kembali pulih seperti semula.

Hanubun Polres Maluku Tenggara agar dapat bekerja secara proposional dalam penegakan hukum. "Saya minta Kapolres agar mengusut tuntas persoalan konflik yang mengakibatkan meninggalnya salah seorang warga, "pinta Hanubun.

Selain itu Hanubun menghimbau kepada warga yang berkonflik agar menahan diri. Tidak mengambil tindakan sendiri karena jika tidak benar akan merugikan diri sendiri. "Benar bagi kita tapi belum tentu benar di mata hukum, baik itu hukum adat maupun hukum positif,"tandasnya. (SR)

 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai