NAMROLE,AT-Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa mengatakan, pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke IV tahun 2024 memiliki peran startegis bagi pembinaan dan pengembangan generasi muda dan para pelajar.
Untuk itu momentum POPDA IV tahun 2024 ini harus digunakan untuk dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan lserta merupakan perwujudan kekokohan bangsa dan negara. Hal ini disampaikan Soulisa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru Selatan Ruslan Makatita, saat membuka kegiatan POPDA ke IV Kabupaten Buru Selatan yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Namrole Selasa (28/5) .
Soulisa menegaskan, pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian integrasi dalam upaya peningkatan kualitas anak bangsa melalui peningkatan kesehatan jasmani dan rohani. Selain itu, juga ditujukan untuk membentuk watak kepribadian disiplin dan sportivitas yang tinggi serta peningkatan prestasi yang menjadi kebangaan daerah dan nasional.
“Saya yakin dengan kesadaran kita yang tinggi, semua tantangan besar yang akan menggoyahkan sendi-sendi persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia pasti dapat kkita rekatkan kembali melalui pekan olahraga pelajar daeah ini,”ungkapnya.
Sehubungan dengan itu, lanjut Soulisa, diperlukan kerja keras dengan penuh kesungguhan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pembinaan generasi muda melalui penyelenggaraan pekan olahraga pelajar daerah (POPDA) ke IV tahun 2024 ini.
“Saya berharap kita dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya peluang emas untuk memupuk rasa persaudaraan dan persahabatan dalam rangka meningkatkan atau mengoptimalkan prestasi olahraga di kabupaten Buru selatan,” harapnya .
Sebagai pemimpin di Kabupaten Buru Selatan, kata Soulisa, ia sangat mensuport berbabagai usulan program dinas dengan siap untuk menyediakan fasilitas penampung sebagai infrastruktur utama olahraga yaitu pengadaan sebuah gelanggang olahraga terpadu yaitu sebuah gelanggang yang dapat mengintegrasikan cabang-cabang olahraga dalam satu kawasan.
“Khusus bagi pembina olahraga atau tim pemandu bakat, hendaknya dapat menggunakan momentum ini untuk memantau dan menyaring bibit-bibit atlet berbakat dan berprestasi guna ditingkatkan kemampuan. Bagi para atlet pelajar saya berpesan agar kesempatan ini dapat dijadikan gelanggang untuk memacu prestasi sehingga pada saat pelaksanaan POPWIL maupun POPNAS nanti," pungkasnya.
Sementara Ketua Ketua Panitia Pelaksanaan POPDA IV Buru Selatan M. Saleh Lestaluhu mengatakan, mestinya ada enam kecamatan yang terlibat dalam kegiatan ini sesuai undangan yang diberikan. Hanya saja dari enam kecamatan itu hanya dua yang ikut berpartisipasi yakni Kecamatan Namrole dan Leksula.
"Untuk jumlah peserta yang ikut dalam POPDA ke-IV berjumlah 108 orang," ujarnya
Untuk mata lomba atau cabang olahraga (Cabor) yang di lombahkan dalam POPDA tersebut, imbuh Lestaluhu, yakni sepakbola, karate dan atletik.
"Ada tiga cabor yang dipertandingkan, yaitu karate, sepakbola dan atletik. Khusus untuk atletik hanya dilombakan nomor 100 meter untuk puteri dan 200 meter untuk putera, " demikian Lestaluhu. (Edy)
Dapatkan sekarang