Latuconsina : Distribusi Sembako Lewat Laut.
MASOHI,AT-Guna memulihkan jalur transportasi darat, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku mulai bangun Bailey (jembatan darurat) di Kawanua, Kecamatan Tehoru Maluku Tengah, Minggu (30/7).
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol mengatakan bahwa, hingga kini proses pembangunan jembatan darurat atau bailey di Kawanua telah di lakukan.
"Sekarang kami dalam on proses, dan dipastikan secepatnya akan diselesaikan," ucap Toce kepada media ini via telepon seluler, Senin (31/7).
Menurut Toce, pihaknya belum bisa memastikan kapan selesai pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Kabupaten Maluku Tengah dengan SBT itu, sebab pemasangan rangka bailey harus melewati tiga aliran sungai yang cukup deras.
"Kami tidak bisa menargetkan kapan selesai, sebab pekerjaan bailey dengan melewati tiga aliran sungai dimana semua tergantung kondisi cuaca," ujarnya.
Untuk mempercepat proses pekerjaan, lanjut dia, sejumlah alat berat pun di kerahkan BPJN Maluku, seperti dua unit excapator, bulldozer, trukdum serta sejumlah tenaga teknis guna memperlancar pekerjaan tersebut. Hal itu dilakukan tidak lain untuk menormalisasi akses warga dan kendaraan bisa dilewati.
"Ambruknya jembatan Kawanua jelas membuat akses transportasi darat menjadi lumpuh total. Belum lagi mobilisasi bahan pokok juga menjadi masalah utama karena tidak bisa di lakukan, " ulasnya.
Menurut Toce, BPJN Maluku akan terus berupaya maksimal mempercepat proses penyelesaian jembatan bailey, agar akses transportasi bagi warga bisa secepatnya berjalan kembali normal.
"Kami berharap ini cepat selesai, sebab ini merupakan akses tunggal yang menghubungkan bukan hanya antar kecamatan namun dua kabupaten,, makanya proses pekerjaannya harus dikebut. Inilah yang menjadi prioritas kami saat ini, " pungkaanya.
Dibagian lain, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Tengah akan mendistribusikan bahan pokok ke Kecamatan Telutih.
"Dalam waktu dekat kami akan mendistribusikan bahan pokok ke Telutih," ujar Dedi Latuconsina, Plh Kepala Disperindag Maluku Tengah.
Latuconsina menjelaskan, pendistribusian bahan pokok itu sesuai dengan arahan pak Penjabat Bupati (Muhamat Marasabessy).
"Untuk mengatasi kelangkaan bahan pokok di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten SBT itu, pihaknya akan mendistribusikan Sembako berupa gula pasir, beras, telur, minyak goreng, dan beberapa lainnya akan di bawah ke Tehoru selanjutnya lansung di angkut ke Kecamatan Telutih," jelasnya.
Untuk memperlancar proses distribusi, tutur Latucconsina, koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam proses pendistribusian bahan pokok tersebut terus dilakukan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dishub hingga pihak syahbandar amahai. Tujuannya agar proses transportasi Sembako melalui jalur laut berjalan baik, aman dan lancar," demikian Latuconsina. (DW)
Dapatkan sekarang