AMBON,AT-Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengungkapkan, rasa kehilangan yang sangat mendalam atas wafatnya Imam Besar Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Kiyai Haji Raden Rusdi Hassanusi.
Menurutnya, kabar duka itu bukan hanya menyelimuti umat Islam Maluku, khususnya Kota Ambon, tetapi juga dirinya dan Pemerintah Kota Ambon.
"Saya pribadi dan masyarakat Kota Ambon, sangat merasa kehilangan sosok orang tua yang sangat bijaksana dan luar biasa. Wafatnya Imam Besar Masjid Raya Al-Fatah, Kiyai Haji Raden Rusdi Hassanusi, menjadi duka kita bersama," kata dia, kepada media ini, seusai mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dikawasan Perumahan BTN Manusella, Kebun Cengkih, Negeri Batu Merah, Ambon, Jumat (7/3).
Dikatakan, Kota Ambon sangat kehilangan sosok panutan yang selama ini membimbing Pemerintah Kota Ambon, dalam melakukan berbagai hal kebaikan.
"Apalagi selama saya (Bodewin Wattimena) menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Ambon, almarhum banyak membantu kami untuk melakukan berbagai hal positif di kota ini. Termasuk juga kerjasama dengan Yayasan Wakaf Al Fatah, maupun dengan RS Al Fatah. Beliau juga selalu mendoakan saya, mendoakan Pemerintah Kota Ambon,"paparnya.
Wattimena mengaku, jika almarhum juga sudah banyak berbuat untuk kemajuan Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon.
"Almarhum ini sosok pembawa kedamaian bagi kita semua. Kita berdoa semoga Allah SWT, selalu memberikan tempat yang terbaik bagi almarhum di alam sana, dan menghapus seluruh dosa-dosanya. Apalagi almarhum wafat di bulan suci Ramadan," tandas Walikota.
Untuk diketahui, almarhum imam Besar Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Kiyai Haji Raden Rusdi Hassanusi, wafat sekira pukul 01.35 WIT, Jumat 7 Maret 2025, bertepatan dengan 7 Ramadhan 1446 Hijriah, di RS Al Fatah, dan disemayamkan di Perumahan BTN Manusella, Kebun Cengkih, Negeri Batu Merah, Ambon. Sebelumnya akhirnya dibawa ke masjid Raya Al Fatah, untuk di sholatkan, dan dikebumikan usai solat Jumat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mangga Dua. (Ars)
Dapatkan sekarang