Belasan Rumah di Gudang Arang Hangus Terbakar
Kobaran api saat melalap belasan rumah di kawasan Gudang Arang, kemarin. --Jardin/AT
FaizalLestaluhu
30 Oct 2023 10:46 WIT

Belasan Rumah di Gudang Arang Hangus Terbakar

AMBON,AT-Belasan rumah warga di RT.003/ RW/006, Kelurahan Benteng Gudang Arang, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon hangus terbakar, Minggu (29/10). Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Informasi yang dihimpun media ini di lokasi kejadian, kebakaran tersebut diduga berasal dari kios penjual minyak tanah milik keluarga Modi Rawangan Kailola. Api merembet cepat ke rumah warga lainnya yang berdekatan.

Sejumlah pemilik rumah terlihat duduk termenung dan tak bersuara, sembari melihat ke lokasi rumah mereka yang sudah hangus terbakar. 

Saksi mata, Deli menuturkan, kebakaran terjadi sekira pukul 05.00 WIT. Saat itu, dia mendengar teriakan minta tolong dari salah seorang warga setempat.

"Teriakan itu dari kios ibu Modi Rawangan yang diduga api berasal. Melihat kejadian itu saya pun panik dan membangunkan salah seorang warga untuk menelpon pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon, " jelas Deli.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Jane Luhukay mengungkapkan, sembilan rumah yang hangus terbakar milik Rawangan Kailola, Alan Patiasina, Roby Soplanit, Dema Latuperissa, Semy Solisa, Waeny, Netty Manuputty, Ongen Latuperissa, dan Leon souhoka. Sementara dua rumah milik Paul Polsisa dan Yance Latuperissa terbakar sebagian.

Saat itu, korban B. Rawangan Kailola, bersama istri dan anak-anaknya tertidur. Namun, mereka mencium bau asap hangus sehingga terbangun. Ketika  membuka pintu kamar, Kailola melihat nyala api di bagian dalam kios mereka sehingga dengan spontan berteriak "kebakaran".

Teriakan Rawangan  membuat anak, istri serta warga sekitar terbangun dan berdatangan membantu memadamkan api secara manual. Upaya itu tidak berhasil karena api telah membesar dan membakar rumah tetangga.

Api membesar dan merembet dengan cepat karena Rawangan menjual minyak tanah yang tersimpan di dalam kiosnya.

”Namun tidak mengetahui penyebab awal kebakaran, karena tidak menyalakan lilin serta jenis api lainnya sebelum tidur, namun korban mengatakan dugaannya dari arus pendek listrik dalam kios jualan,” terang Luhukay.

Sekira pukul 05.15. WIT, Kapolsek Nusaniwe Iptu Johan W.M Annakota bersama petugas piket Pos Polisi Benteng, serta 3 unit mobil  pemadam kebakaran Kota Ambon tiba untuk memadamkan api. Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 07.00 WIT.

Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Tapi, jumlah rumah yang terbakar ada 11, dimana 9 unit rumah warga terbakar hangus seluruhnya, serta dua rumah terbakar di bagian dapur diperkiraan mencapai Rp.1.350.000.000,00. 

TIGA RUANGAN SEKOLAH

Enam jam sebelumnya, kebakaran juga terjadi di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Sabtu (28/10) malam sekira pukul 23.00 WIT. Satu bangunan yang terdiri dari tiga ruangan kelas SMA Muhammadiyah ludes terbakar.

“Iya kejadian tadi malam (Sabtu malam). Satu bangun Sekolah SMA Muhamadiaya yang terbakar, satu bangun itu ada bilik kelas,” kata Jul Waliulu, Minggu (29/10).

Tanpa mobil pemadam kebakaran, warga setempat dan aparat TNI dan Polri dari Polsek Huamual berhasil memadamkan api pada pukul 00.45 WIT. 

“Untuk penyebab belum diketahui secara pasti.  Masih dalam penyelidikan. Yang pastinya tidak ada korban jiwa, hanya korban material,” tutup PS Kasi Humas Polres Seram Barat, Ipda Samuel. (Jar/Ely)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai