NAMROLE,AT-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Buru Selatan sejak Minggu (13/7), mengakibatkan ratusan rumah warga di Kota Namrole ibukota Kabupaten Buru Selatan terendam banjir.
Informasi yang diperoleh media ini akibat hujan dengan intensitas tinggi dan dalam kurun waktu yang lama mengakibatkan beberapa desa dalam Kota Namrole terendam banjir. Bahkan, Gereja Imanuel yang berada di Desa Waenono juga ikut terendam. Genangan air hujan mulai masuk ke rumah masyarakat sejak Senin dini hari.
Untuk mengindari hal-hal hal yang tidak diinginkan masyarakat yang rumahnya tergenang banjir mulai memindahkan sebagian perabotan rumah mereka seperti kasur kompor dan sebagainya.
Selain menggenagni ratusan rumah warga di Desa Waenono, banjir juga menggenangi rumah-rumah warga di Desa Elfule. Kawasan yang paling parah dan selalu menjadi langganan banjir akibat tingginya curah hujan berada di sekitar jalan baru. Di wilayah ini ketinggian air mencapai betis kaki orang dewasa. Bukan hanya di dalam kota di luar Kota Namrole seperti di Desa Wali dan Desa Lena banjir juga merendam ratusan rumah warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Buru Selatan Abas Tamher yang dikonfirmasi media ini pagi dini hari membenarkan hal tersebut.
"Memang benar akibat hujan deras sejak Minggu hingga Senin dini hari mengakibatkan banjir melanda sejumlah pemukiman masyarakat dalam Kota Namrole," akuinya.
Bahkan, lanjutnya , sebuah rumah yang bedekat dengan Sungai Waekola di Desa Labuang, Kecamatan Namrole tertutup banjir akibat luapan sungai tersebut.
"Ada satu keluarga yang kita ungsikan ke desa Wali karena rumahnya itu tertutup luapan air sungai Waekolo," akuinya.
Untuk mengindari hal-hal hal yang tidak diinginkan Tamher mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati.
"Saya minta masyarakat tingkatkan kewaspadaan karena curah hujan saat ini tinggi sekali," pintanya. (Edy)
Dapatkan sekarang