NAMROLE,AT-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat terkait penanganan kerusakan talud sepanjang pantai di Desa Waenono hingga Desa Elfulle, Kecamatan Namrole.
"Jadi untuk membangun kembali talud penahan ombak yang rusak parah akibat hantaman ombak di dua desa itu, kita harus melakukan koordinasi dengan BNPB Pusat, sehingga talud tersebut bisa diperbaiki secepatnya, " ujar Kepala BPBD Kabupaten Buru Selatan, Hadi Longa kepada media ini di Kota Namrole, kemarin .
Longa menuturkan, sambil menunggu hasil koordinasi yang dibangun dengan BNPB Pusat, Pemkab Bursel telah melakukan mitigasi bencana dengan membangun tanggul darurat dari batang pohon di sepanjang Pantai Desa Wainono dan Desa Elfule.
“Saat ini kita bangun dulu tanggul darurat. Upaya ini dilakukan untuk mencegah dampak abrasi di sepanjang pantai, yang mengancam ratusan rumah warga di dua desa tersebut, " sebutnya.
Menurutnya, tanggul darurat tersebut dibangun dengan harapan program BPBD Bursel ini dapat dilihat BNPB Pusat.
“Kita berharap program BPBD dengan membangun tanggul darurat, kedepan kita diusulkan ke BNPB Pusat untuk membangun talud yang parmanen,” terang Longa
Pada kesempatan itu, Longa berharap kepada masyarakat yang rumahnya terancam abrasi air laut akibat ambruknya talud penahan ombak bisa memahami kondisi tersebut.
"Untuk membangun talud yang permanen, Pemda Bursel diperhadapkan dengan anggaran yang terbatas. Olehnya itu kita bangun tanggul darurat dulu, sambil menunggu usulan yang disampaikan ke BNPB Pusat di Jakarta. Mudah-mudahan usulan atau permintaan kami bisa diterima, agar keinginan warga untuk membangun talud permanen bisa terwujud," kuncinya.(ESI)
Dapatkan sekarang