AMBON,AT-Pangkalan Ambon Zona Maritim Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi tugas serta fungsi Badan Keamanan Laut RI (Bakamla RI) dan Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala). Kegiatan tersebut, berlangsung di Dusun Pakarena, Negeri Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (26/8).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Bakamla kepada masyarakat di daerah pesisir atau perbatasan, dengan melibatkan masyarakat dan nelayan dusun itu.
Kepala Kantor Zona Bakamla Timur dalam sambutan yang diwakili oleh Kepala Pangkalan Ambon, Kolonel Bakamla Eko Deni Hartono menyampaikan bahwa, perairan wilayah Maluku memiliki potensi sumber daya luar biasa, maka untuk menjaganya diperlukan kepedulian, pengetahuan, dan sinergi antara masyarakat dengan pemerintah dalam suatu tindakan nyata dan berdampak positif.
Bakamla katanya, perlu hadir untuk melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.
"Termasuk sosialisasi tentang Pembentukan Relawan Penjaga Laut (Rapala) Nusantara di Wilayah Zona Maritim Timur. Pembentukan Rapala ini sebagai bentuk peran serta masyarakat pesisir dan dukungan pemerintah daerah setempat terhadap tugas dan fungsi Bakamla RI," jelas Eko.
Dia mengingatkan, masyarakat pesisir agar tidak membuang sampah di laut, serta tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara yang tidak diperbolehkan negara, sehingga ekosistem di laut tetap terjaga.
"Laut kita harus bersih jauh dari sampah. Masyarakat harus. membuang sampah pada tempatnya, demi menjaga lingkungan yang baik dan sehat," pesan Eko.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat nelayan, diakhir kegiatan Pangkalan Ambon Zona Maritim Timur menyerahkan Life Jacket kepada seluruh peserta sosialisasi. Life Jacket ini adalah salah satu sarana keselamatan diri paling penting apabila terjadi kecelakaan di laut. (WHB)
Dapatkan sekarang