Atasi Kelangkaan, Mitan 10 Ton Dipasok ke Namrole 
Dominggus Seleky, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
13 Jun 2024 21:10 WIT

Atasi Kelangkaan, Mitan 10 Ton Dipasok ke Namrole 

NAMROLE,AT-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas  Perdagangan Kabupaten Buru Selatan, Dominggus Seleky merespon cepat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah (Mitan) di Kota Namrole. 

Langkah yang diambil  yakni membangun koordinasi dengan distributor atau agen   yang selama  ini  memasok Mitan ke ibu kota Buru Selatan tersebut. 

“Dari hasil koordinasi dengan distributor, sebanyak  10 ton Mitan  sudah dipasok sejak Rabu 12 hingga Kamis 13 Juni    ke Namrole,” ungkap Seleky kepada media ini, Kamis (13/6) kemarin. 

Mitan ini, sebut Seleky, dipasok oleh Distributor/Agen PT Burmalindo ke pangkalan  Mitan  Wilda  di Desa Lektama, pangkalan Raja di Desa Lektama,  pangkalan Anugrah di Desa Labuang, pangkalan Gabil di Desa Elfule, dan pangkalan BG di desa Waenono. Pangkalan Bunda, pangkalan Amo, pangkalan Vera, pangkalan Salim  dan pangkalan  (BG).

Mobil milik PT Burmalindo yang memasok Mitan di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Kamis (13/6). -Edy/AT.

"Setiap pangkalan dapat jatah 1 ton Mitan. Pangkalan-pangkalan yang  sudah dipasok Mitan ke mereka sejak  Rabu sore hingga hingga Kamis (13/6) hari ini," terang dia. 

Selain  itu, lanjut Seleky ada juga pasokan dari distributor atau Distributor/Agen PT Bursel Abadi Sejahtera.  Hanya saja,  berapa  banyak pasokan yang masuk ke Kota Namrole untuk mengantisipasi kelangkaan, sampai saat ini datanya belum diperoleh. 

“Untuk datanya saya belum peroleh.  Yang pasti Agen Bursel Abadi Sejahtera juga akan   pasok Mitan ke Namrole,” ungkapnya.

Olehnya itu Seleky yang juga mantan Kepala Bidang Anggaran  pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bursel ini menolak disebut terjadi kelangkaan.

“Saya kira untuk kelangkaan  tidak ada. Kemungkinan yang terjadi keterlambatan penyaluran  atau pasokan sehingga terjadi kekosongan di Pangkalan-pangkalan  Mitan yang ada di Namrole. Selain itu, jarak pasokan Mitan  dari Namlea ke Namrole juga cukup jauh sehingga membutuhkan waktu,” ujarnya. 

Sementara itu Kepala Bidang  Penguatan dan Pengembangan  Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten  Buru Selatan, Christy Lesnussa yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Memang benar ada pasokan Mitan  10 Ton yang masuk  ke  Namrole. 5 ton pada Rabu  (12/6) dan 5 Ton pada Kamis (13/6) dari Agen Burmalindo,” ungkapnya.

Sampai hari ini, sebut  Lesnussa, hanya Agen Burmalindo yang memasok Mitan ke Kota Namrole untuk mengantisipasi kelangkan.

“Jadi yang pasok Mitan ke Namrole sampai  hari  ini dari PT  Burmalindo. Sementara dari Bursel Abadi Sejahtera yang juga merupakan Agen atau Distribusi  belum melakukan pasokan, karena data belum pada pada kami,” pungkasnya. (Edy)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai