NAMROLE,AT-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan, Dominggus Seleky merespon cepat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah (Mitan) di Kota Namrole.
Langkah yang diambil yakni membangun koordinasi dengan distributor atau agen yang selama ini memasok Mitan ke ibu kota Buru Selatan tersebut.
“Dari hasil koordinasi dengan distributor, sebanyak 10 ton Mitan sudah dipasok sejak Rabu 12 hingga Kamis 13 Juni ke Namrole,” ungkap Seleky kepada media ini, Kamis (13/6) kemarin.
Mitan ini, sebut Seleky, dipasok oleh Distributor/Agen PT Burmalindo ke pangkalan Mitan Wilda di Desa Lektama, pangkalan Raja di Desa Lektama, pangkalan Anugrah di Desa Labuang, pangkalan Gabil di Desa Elfule, dan pangkalan BG di desa Waenono. Pangkalan Bunda, pangkalan Amo, pangkalan Vera, pangkalan Salim dan pangkalan (BG).

Mobil milik PT Burmalindo yang memasok Mitan di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Kamis (13/6). -Edy/AT.
"Setiap pangkalan dapat jatah 1 ton Mitan. Pangkalan-pangkalan yang sudah dipasok Mitan ke mereka sejak Rabu sore hingga hingga Kamis (13/6) hari ini," terang dia.
Selain itu, lanjut Seleky ada juga pasokan dari distributor atau Distributor/Agen PT Bursel Abadi Sejahtera. Hanya saja, berapa banyak pasokan yang masuk ke Kota Namrole untuk mengantisipasi kelangkaan, sampai saat ini datanya belum diperoleh.
“Untuk datanya saya belum peroleh. Yang pasti Agen Bursel Abadi Sejahtera juga akan pasok Mitan ke Namrole,” ungkapnya.
Olehnya itu Seleky yang juga mantan Kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bursel ini menolak disebut terjadi kelangkaan.
“Saya kira untuk kelangkaan tidak ada. Kemungkinan yang terjadi keterlambatan penyaluran atau pasokan sehingga terjadi kekosongan di Pangkalan-pangkalan Mitan yang ada di Namrole. Selain itu, jarak pasokan Mitan dari Namlea ke Namrole juga cukup jauh sehingga membutuhkan waktu,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan, Christy Lesnussa yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Memang benar ada pasokan Mitan 10 Ton yang masuk ke Namrole. 5 ton pada Rabu (12/6) dan 5 Ton pada Kamis (13/6) dari Agen Burmalindo,” ungkapnya.
Sampai hari ini, sebut Lesnussa, hanya Agen Burmalindo yang memasok Mitan ke Kota Namrole untuk mengantisipasi kelangkan.
“Jadi yang pasok Mitan ke Namrole sampai hari ini dari PT Burmalindo. Sementara dari Bursel Abadi Sejahtera yang juga merupakan Agen atau Distribusi belum melakukan pasokan, karena data belum pada pada kami,” pungkasnya. (Edy)
Dapatkan sekarang