Atasi Kelangkaan, 10 Ton Mitan Dipasok ke Namrole
Kelangkaan Mitan akhirnya teratasi sejak mobil pengangkut BBM jenis minyak tanah sebanyak 10 ton tiba di Namrole, kemarin.---Edy/Ameks
FaizalLestaluhu
18 Apr 2023 19:30 WIT

Atasi Kelangkaan, 10 Ton Mitan Dipasok ke Namrole


NAMROLE,AT- Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Dinas Perdagangan merespon cepat kelangkaan Minyak Tanah  (Mitan) di Kota Namrole ibukota Kabupaten Buru Selatan . Buktinya, sebanyak 10 ton Mitan dipasok sejak Senin ( 17/4)  oleh agen Mitan  yang selama ini memasok bahan bakar tersebut ke Namrole.

Pasokan ini dilakukan setelah Dinas Perdagangan melakukan koordinasi dengan agen Mitan di Buru Selatan .

"Jadi, sebanyak 10 Ton sudah di pasok ke Kota Namrole. Ini kami lakukan untuk mengatasi kelangkaan Mitan yang terjadi dalam seminggu terakhir," ujar Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan, Dominggus Seleky kepada media ini di Namrole, Selasa ( 18/4) siang.


Dinas Perdagangan, lanjut Seleky, akan terus memantau pasokan Mitan untuk masyarakat dalam wilayah Kota Namrole yang menjadi pusat ibukota kabupaten.

"Kita akan terus lakukan pemantauan terhadap pasokan  Mitan di Kota Namrole  sehingga kebutuhan masyarakat tetap tersedia," beber dia.

Apalagi, kata dia, dalam waktu dekat masyarakat terutama umat Islam akan merayakan Idul Fitri 14443 Hijriah Tahun 2023.

"Pasti ada peningkatan dan permintaan kebutuhan Mitan bila dibandingkan hari- hari biasanya. Olehnya itu dirinya meminta masyarkat tida panik dan tetap tenang karena pihaknya akan terus memantau pasokan Mitan," katanya.

Pada kesempatan itu, Seleky juga meminta masyarkat untuk membeli Mitan secukupnya dan tidak boleh menimbun.

" Kepada masyarakat  dan juga pengecer saya minta untuk tidak melalukan penimbunan. Jika kedapatan akan ditindak tegas," janjinya menutup pembicaraan.

Sebelumnya diberitakan, menjelang Perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah, yang tinggal seminggu, salah satu kebutuhan masyarakat yakni Minyak Tanah  mulai langka di Kota Namrole  ibukota Kabupaten Buru Selatan
 Kelangkaan sudah terjadi hampir sepekan terakhir. Akibat kelangkaan itu memicu kenaikan harga. Harga Mitan  yang biasanya dijual Rp 6000/liter kini naik menjadi  Rp 8000/liter. 

Mereka kebanyakan ibu- ibu rumah tangga yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan itu. Ibu Ina, salah satu warga Kota Namrole kepada koran ini mengakui.hal tersebut.

"Katong cari Mitan di Kota Namrole ini susah sekali. Seng tau apa yang menyebabkan Mitan langka  su macang ini," katanya dengan dialek Ambon.

Ina mengaku kelangkaan  Mitan sudah terjadi beberapa hari belakangan. Bahkan akibat dari kelangkaan, Mitan yang biasanya di jual Rp 6000/liter kini naik jadi Rp.8000 / liter.

 "Katong ini biasa beli Ro 6000. Sekarang naik Rp 8000/liter. Itupun untuk mendapatkannya susah sekali," keluhnya.

Ina berharap, pemerintah Kabupaten Buru Selatan bisa secepatnya turun tangan mengatasi hal ini. Apalagi dalam waktu dekat masyarkat terutama umat Islam akan merayakan Idul Fitri. Permintaan kebutuhan Mintan pasti meningkat.

" Saya kira harus ada solusi dari  pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan ini," harapnya. ( ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai