Anggota TNI AL-Brimob Baku Hantam  di Aru
Ilustrasi.
FaizalLestaluhu
22 Jan 2024 08:48 WIT

Anggota TNI AL-Brimob Baku Hantam di Aru

AMBON,AT-Bentrok antar anggota TNI-AL dan anggota Brigadir Mobil (Brimob) terjadi di dua lokasi di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (20/1). Permasalahan ini sudah diselesaikan secara damai oleh petinggi TNI dan Polri.

Perkelahian pertama terjadi di Pasar Timur, Kelurahan Galai Dubu, Kecamatan Pulau Aru, sekira pukul 10.00 WIT. Diduga, bentrok terjadi akibat salah paham.

Perkelahian anggota TNI-AL dan Brimob ini pun direkam, dan videonya viral di media sosial. Dari tayangan video amatir warga, tampak seorang pria tinggi, mengenakan kaos hitam berlengan pendek dan celana pendek beradu mulut dengan sejumlah anggota Brimob berseragam di Pasar Timur.

Di tengah pertengkaran itu, Tiba-tiba pria tinggi berkaos oblong, lantas melepaskan tendangan ke salah satu anggota Brimob. Dia tak sendiri, ada rekannya mengenakan kaos putih, namun pria ini juga berusaha melerai pertengkaran.

Anggota Brimob yang terkena tendangan pria berkaos hitam itu, lantas melepaskan pukulan. Pertengkaran tak terhindarkan, saling pukul sempat terjadi, namun dilerai oleh anggota Brimob lainnya.

Mereka mencoba menenangkan temannya yang marah, akibat ditendang pria yang kemudian diketahui adalah oknum anggota TNI-AL. 

Tayangan video lainnya memperlihatkan bentrokan kembali terjadi di Markas Brimob Kompi C Yon Pelopor Dobo. Aksi saling pukul antara belasan pasukan Brimob dengan sejumlah orang berpakaian preman diduga anggota TNI-AL Lanal Dobo.

Informasinya, insiden di Kompi C Yon Pelopor Dobo imbas dari perkelahian di Pasar Timur. Sejumlah oknum anggota TNI AL tak terima rekannya dipukul, lantas mendatangi markas Brimob.

Akibatnya saling jual pukulan tak terhindarkan antar aparat keamanan beda matra ini. Usai insiden tersebut, para petinggi TNI-AL dan Polri menggelar pertemuan untuk menghentikan bentrokan akibat kesalahpahaman antar anggota.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohammad Roem Ohoirat dalam keterangan resminya mengatakan, persoalan tersebut telah diselesaikan bersama.

"Peristiwa itu telah dikomunikasikan antar pimpinan dan sudah terselesaikan dengan kondusif. Sehingga kita semua tetap menjalin sinergitas dalam semua aspek kegiatan, baik di tingkat atas atau pimpinan maupun sampai ke personel anggota, " singkat Ohoirat.(Ely) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai