Oleh : Hadia Wali (Pimred Ameks)
Industri pers seperti TV, radio dan surat kabar saat ini menghadapi tantangan serius di era disrupsi digital. Tidak sedikit diantara industri pers terpaksa harus membuat kebijakan pengetatan untuk bisa mempertahankan brand atau kepercayaan publik.
Di era disrupsi digital, arus informasi begitu cepat beredar di masyarakat. Lewat media sosial, akses informasi ke masyarakat seolah tak lagi ada sekat jarak dan waktu. Semuanya serba begitu cepat diperoleh publik.
Media massa arus utama seperti koran, yang kalah cepat dalam penyajian informasi atau peristiwa dibanding berita daring dan media sosial dituntut untuk berinovasi agar bisa mempertahankan kepercayaan publik. Namun dilain sisi, tingginya biaya produksi juga sering kali menjadi problem serius bagi media cetak.
Tuntutan inovasi dan tingginya biaya produksi terkadang berdampak pula pada penurunan kepercayaan publik. Sementara tak sedikit juga publik mulai menggeser kepercayaan dan pilihannya ke media sosial dalam mendapatkan informasi.
Pergeseran kepercayaan dan pilihan publik diperkuat hasil survei Litbang Kompas periode Januari-Februari 2023 lalu, dimana tingkat kepercayaan publik terhadap media massa arus utama seperti TV, koran, radio, dan berita daring mencapai 70,2 persen dari total 1.202 responden. Itu artinya ada kecenderungan pergeseran kepercayaan publik dari media arus utama.
Karena itu, banyak media arus utama seperti koran dituntut segera melakukan perubahan atau inovasi jika ingin bertahan di era disrupsi digital.
Seperti dirangkum dari beberapa pemerhati media, koran cetak bisa bertahan diera disrupsi digital perlu melakukan inovasi dan pembenahan, mulai dari kecepatan, tampilan, kualitas (informasi yang disajikan harus berimbang, akurat, dan tervalidasi). Selain itu, harus mampu menjaga independensi dan tidak menjadi media partisan atau media yang berafiliasi dengan partai politik.
Lalu, bagaimana dengan koran Ambon Ekspres. Di bawah naungan badan usaha PT. Ambon Press Intermedia, koran yang lekat dengan sebutan Ameks, hari ini memasuki usia ke-24. Di usia itu, cukup banyak pengalaman yang dilalui dalam memberikan layanan informasi kepada publik Maluku.
Ameks yang tampil dengan slogan ‘korannya orang Maluku’ berada dalam payung Jawa Pos group. Tuntutan untuk menjaga independensi dan kualitas sebagai upaya mempertahankan kepercayaan publik menjadi hal yang utama.
Di usianya yang ke-24 ini, Ameks telah melewati banyak tantangan dan perkembangan. Kondisi pasang surut adalah hal yang sudah biasa. Tapi hingga sekarang, kepercayaan publik masih dijaga. Kepercayaan publik itu menjadi modal untuk terus eksis memberikan pelayanan informasi kepada publik Maluku dan Tanah Air.
Di era disrupsi digital, Ameks juga dituntut segera melakukan pembenahan dan inovasi. Ini agar bisa bertahan dan terus eksis memberikan pelayanan informasi yang terdepan dan terpercaya.
Implementasinya, Ameks telah melakukan konvergensi media. Ada sejumlah saluran informasi dibentuk. Diantaranya, radio Ameks FM dan online. Juga media sosial seperti youtube, tiktok, instagram, facebook, dan lainnya. Begitu juga studio podcast disiapkan. Ini semua untuk memaksimalkan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Tuntutan inovasi di era disrupsi digital tak hanya disitu. Ameks saat ini meluncurkan produk terbarunya, yakni “koran digital”. Bahkan, boleh dibilang, Ameks merupakan media cetak satu-satunya yang baru meluncurkan koran digital di wilayah Provinsi Maluku saat ini. Koran digital melengkapi koran konvensional atau cetak yang selalu terbit setiap hari.
Produk tersebut diluncurkan sebagai upaya menjawab tantangan disrupsi digital. Koran cetak atau koran konvensional selain dari sisi kecepatan masih terlambat dari media sosial, juga sering kali terhambat akses transportasi, terutama bagi daerah-daerah di luar Pulau Ambon.
Namun hadirnya koran digital, Ameks mampu melakukan penyesuaian baik dari sisi kecepatan maupun kemudahan akses kepada publik. Juga sebagai inovasi koran konvensional dalam merespons kemajuan teknologi informasi.
Sehingga kebutuhan memperoleh informasi di koran cetak Ameks sekarang tidak lagi sulit diperoleh. Cukup dengan android yang dimiliki, pelanggan bisa mengakses informasi di koran cetak Ameks secara utuh, termasuk publik di daerah yang terbatas sarana transportasinya. Mereka tak lagi menunggu koran fisik Ameks datang berjam-jam atau berhari-hari.
Koran digital yang diluncurkan Ameks sejak awal tahun 2023 ini, sebagai alternatif untuk menjawab kebutuhan warga yang selama ini terkendala akses untuk mendapatkan koran cetak. Seperti mereka yang berada di daerah luar Pulau Ambon.
Secara tampilan, koran digital tidak berbeda dengan koran cetak. Namun memiliki sejumlah keunggulan, selain dari aspek waktu dan jarak yang sudah bisa diakses lebih cepat, juga dilengkapi dengan sejumlah pilihan fitur untuk dapat dimaksimalkan tujuan promosi.
Sekarang Ameks siap menuju digital. Ratusan pelanggan telah mengakses Koran Ameks Digital sejak awal tahun 2023. Dan bagi pelanggan yang ingin mengakses Ameks versi digital cukup klik di e-paperameks.com. (**)
Dapatkan sekarang