Ada 32 Acara Pariwisata di Maluku, Catat Bulannya
PELUNCURAN: Gubernur Maluku Murad Ismail bersama istri Widya Murad Ismail berfoto bersama sejumlah pemangku kepentingan pada peluncuran Calendar of Events Pariwisata Maluku tahun 2023 di Gong Perdamaian Ambon, Sabtu (4/2).

LEONARDO SIDABUTAR/AMBON EKSPRES
Admin
06 Feb 2023 16:07 WIT

Ada 32 Acara Pariwisata di Maluku, Catat Bulannya

AMBON, AT.--Pemerintah Provinsi Maluku meluncurkan Calendar of Events (kalender acara) Pariwisata Maluku tahun 2023. Peluncuran Kalender ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata di daerah ini untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memberdayakan potensi lokal.

Kegiatan yang berlangsung di Monumen Gong Perdamaian, Kota Ambon, Sabtu malam (4/2/2023)  diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial, dan budaya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI,  Sandiaga Salahuddin Uno dalam video sambutannya saat peluncuran menyampaikan dukungan dan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung event pariwisata di Maluku."Harapannya event-event akan  berlangsung dengan baik serta meningkatkan sektor pariwisata Maluku," ujar Sandiaga.

Dikatakan, Maluku dikenal sebagai salah satu daerah di timur Indonesia yang memiliki banyak keindahan alam dan potensi wisata yang perlu dikelola dan diperhatikan dengan baik. Olehnya itu,  sarana dan prasarana pendukung untuk memajukan potensi wisata harus berjalan searah agar semuanya bisa terealisasi.

"Semoga dengan Calendar of Events Pariwisata Maluku tahun 2023 ini, dapat mempromosikan pariwisata Maluku. Dengan begitu dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memberdayakan potensi lokal. Ini yang diharapkan," sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail saat menyampaikan sambutan mengatakan, peluncuran kalender acara ini memiliki arti penting untuk menginformasikan kepada berbagai pihak terhadap pelaksanaan festival di wilayah Maluku selama tahun 2023, sebagai upaya mendrong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku.

"Saya mengajak kita semua untuk menjadi agen-agen dalam mempromosikan Maluku sebagai daerah yang memiliki keanekaragaman kekayaan alam, serta beragam atraksi seni dan budaya," harap Gubernur.

Dikatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo melalui Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) pada peluncuran Kalender Acara tahun 2023, menjadi semangat bagi pemerintah daerah, dalam membangun sektor pariwisata guna meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Maluku. 

"Saya berharap dengan event yang akan dilaksanakan pada tahun ini, dapat menjadikan Maluku tempat tujuan wisata bagi para turis, baik nusantara maupun mancanegara," ujarnya.

Mantan Dankor Brimob Polri ini juga menyampaikan, Maluku telah ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Malam Puncak Anugerah Pesona Indonesia, November 2023 mendatang oleh Asosiasi Pariwisata Indonesia (API).

"Guna menyukseskan semua ini, memerlukan dukungan semua pihak, baik TNI, Polri, BUMN, BUMD, Perbankan dan segenap masyarakat terutama pemerintah daerah Kabupaten/Kota," ungkapnya.

Jati Diri Maluku

Gubernur menambahkan, dengan adanya peluncuran ini Dinas Pariwisata Maluku mempunyai pekerjaan rumah yang sangat berat. Tidak mudah, tapi harus dilakukan agar pariwisata Maluku dapat berkembang cepat.

Adapun 32 acara yang akan diselenggarakan selama tahun ini. Februari festival kampung adat Tanimbar Kei dan Waitena Festival, April Antar Dulang, Festival Ohoi Wab, Pukul Sapu dan Festival Durian,  Mei festival Pattimura, Juni Pesta Pulau, festival Lawapipi, festival Abda'u dan festival Maren, Juli pemilihan Putri Pariwisata Maluku, Agustus Festival Teluk Tifu dan Festival Budaya Maluku, September Festival Nen Dit Sakmas, Festival Yail Vat Morlean, lomba membangun Negeri, Mandi Safar, Festival Pesona Bupolo, Sail Darwin Saumlaki dan Yacht Race.

Kemudian, Oktober Festival Kataloka, Van Kurkurat dan festival Tali Kor, Festival Mati Kei, Festival Pamahanunusa, dan Anniversary Ambon City Of Music, November Anugerah Pesona Indonesia (API) 2023, festival Budaya Banda, Spice Island Festival, dan Hari Raya Kristus Raja Alam Semesta, dan Desember Tradisi Cuci Negeri Soya.

Gubernur berharap, dengan adanya even ini pariwisata Maluku dapat dikenal di seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Karena itu, harus dikawal dengan serius."Ini merupakan event luar biasa dan jati diri Maluku. Saya harap diperhatikan," tutup Gubernur. (whb/lms)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai