Polda Maluku Gelar Pasukan Operasi Ketupat Salawaku, Siap Amankan Mudik Lebaran
Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Kapolda Maluku, Irjen Lotharia Latif saat megecek kesiapan personil yang akan bertugas untuk mengamankan Lebaran Idul Fitri 1444 H---Foto Humas Polda
FaizalLestaluhu
17 Apr 2023 18:26 WIT

Polda Maluku Gelar Pasukan Operasi Ketupat Salawaku, Siap Amankan Mudik Lebaran

AMBON,AT-Polda Maluku melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2023 yang berlangsung di Lapangan  Polda Maluku, Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (17/4) pagi.

Ada 4.923 personil yang ikut apel gelar gelar pasukan untuk pengamanan Idul Fitri 1444 Hijriyah. Irjen Pol Lotharia Latif, Kapolda Maluku yang langsung memimpin apel tersebut. Turut hadir Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, Danlantamal IX/Ambon, Danlanud Pattimura, Kabinda Maluku, Wakajati Maluku, dan stakeholder lainnya.

Sebelum membacakan amanat Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Maluku memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Maluku yang berkesempatan hadir dalam apel gelar pasukan jelang lebaran Idul Fitri.

"Tahun lalu beliau (Gubernur) selaku inspektur upacara, tahun ini selayaknya beliau juga menjadi inspektur upacara tapi beliau memberikan kesempatan kepada saya," kata Kapolda.

Saat membacakan amanat Kapolri, Latif mengatakan, apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas Polri dengan stakeholder terkait untuk mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.

"Seperti kita ketahui, bahwa kerja keras bersama pada pengamanan mudik lebaran tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan Survei Indikator periode 5 - 10 Mei 2022, terdapat  73,8 persen masyarakat merasa puas atas kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022," jelasnya. 

Dikatakan, penilaian positif tersebut harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengamanan 
mudik Tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik.

"Potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun lalu, menjadi 123,8 juta orang pada tahun ini atau meningkat 44,8 persen," terangnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, Presiden Joko Widodo juga  menekankan "Hati-hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik". 

"Olehnya itu, Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2023” selama 14 hari sejak 18 April - 1 Mei 2023," katanya.

Ditambahkan, Operasi Ketupat Tahun 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya.

"Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 Pos dengan rincian. 1.857 Pos Pengamanan yang berfungsi untuk pusat informasi, gatur dan rekayasa arus lalin, serta memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata hingga pusat perbelanjaan," pungkasnya.(CAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai