Bula,AT--Beberhasilan percepatan penurunan stunting ditentukan oleh komitmen, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor. Untuk itu Bupati Seram bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri menekankan empat langkah penting.
1. Memperkuat koordinasi lintas sektor, agar semua perangkat daerah dapat bergerak bersama dan saling melengkapi.
2. Memastikan intervensi spesifik dan sensitif berjalan efektif, meliputi kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, air bersih, sanitasi, hingga edukasi keluarga.
3. Melibatkan desa dan masyarakat secara aktif sebagai garda terdepan, termasuk peningkatan kader, PKK, dan pendamping keluarga.
4. Melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala, sehingga program yang dijalankan tepat sasaran dan berdampak nyata.
Dia yakin dengan kerja keras, sinergi, dan kepedulian kita bersama, target penurunan stunting di SBT tahun 2025 tercapai, bahkan melampaui target nasional,” ungkap bupati Alkatiri dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati M. Miftah Thoha R. Wattimena, S.IP. MA ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Semester I Tahun 2025 bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sekretariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur di Sigafua Café dan Resto, Bula, Kamis, (28/8/2025).
Melalui rapat koordinasi, Pemerintah Daerah berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk menekan angka stunting di Seram Bagian Timur. Harapannya, setiap anak di daerah tumbuh sehat, cerdas, dan produktif, demi mewujudkan generasi emas di masa depan.(Kmin/MAN)
Dapatkan sekarang