YPPM Gelar Karya dan Launching Komunitas Belajar, Fabanjo : Semoga Dilanjutkan
Kepala BPMP Maluku La Ode Safihu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Ferdinando Tasso, Direktur YPPM Maluku Abdul Gani Fabanjo, dan Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Maluku La Mansur memukul tifa yang menandai kegiatan Gelar Karya dan Peluncuran Komunitas Belajar di auditorium Universitas Pattimura Ambon, Selasa (20/6).

ISTIMEWA / AMBO
YPPM Gelar Karya dan Launching Komunitas Belajar, Fabanjo : Semoga Dilanjutkan
Perwakilan siswa dari seluruh SD di Kota Ambon memainkan Ukelele di panggung auditorium Universitas Pattimura
Admin
22 Jun 2023 17:25 WIT

YPPM Gelar Karya dan Launching Komunitas Belajar, Fabanjo : Semoga Dilanjutkan

AMBON, AT.--Kemajuan pendidikan di Kota Ambon dan Maluku secara keseluruhan tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah lewat instansi terkait. Pemangku kepentingan lainnya, termasuk kelompok organisasi masyarakat juga turut andil. 

Selama tiga tahun terakhir, Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku mengambil peran tersebut. Lewat Program Organisasi Penggerak (POP) Kementrian Pendidikan kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, YPPM telah berkontribusi bagi kemajuan pendidikan, khususnya peningkatan kapasitas guru dan peserta didik di Kota Ambon.

Direktur YPPM Maluku, Abdul Gani Fabanjo mengatakan, pihaknya sangat beruntung karena sampai dengan saat ini memiliki partnership yang sangat mendukung segala kebutuhan pelaksanaan kegiatan Program Organisasi Penggerak (POP) sejak tahun 2021 sampai dengan saat ini.

Sejak 2021 hingga 2023, YPPM Maluku telah berhasil memberikan peningkatan kapasitas yang diikuti total 170 sekolah, 414 guru dan kepala sekolah. 

"Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh kami merupakan amanah yang diberikan Kemendikbud Ristek. Dalam mewujudkan Merdeka Belajar selama dua tahun YPPM bersama Dinas Pendidikan Kota Ambon memberikan edukasi kepada guru dan kepala sekolah tentang penggunaan platform Merdeka Belajar yang kemudian menjadi tonggak keberhasilan Merdeka Belajar,"kata Gani Fabanjo dalam sambutannya pada acara Gelar Karya dan Launching Komunitas Belajar Program Organisasi Penggerak Tahun
2023 di auditorium Universitas Pattimura Ambon, Selasa (20/6).

Dalam mewujudkan Merdeka Belajar selama dua tahun, ungkap Gani, YPPM bersama sama dengan Dinas Pendidikan Kota Ambon memberikan edukasi kepada guru dan kepala sekolah tentang penggunaan platform Merdeka Belajar yang kemudian menjadi tonggak keberhasilan Merdeka Belajar. 

"Keberhasilan dari guru dan kepala sekolah dilihat dari dampak secara langsung yan terlihat dari peningkatan literasi dan karakter peserta didik di sekolah,"ungkapnya.

Sebagai pelaksana kegiatan Program Orgnisasi Penggerak, YPPM melakukan kegiatan Gelar Karya dan Launching Komunitas Belajar Program Organisasi Penggerak. Gelar Karya ini merupakan rangkaian penutup dalam proses yang salama ini berjalan dalam POP.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan Kepala sekolah di Kota Ambon yang merupakan penerima manfaat secara langsung yang berjumlah 170 sekolah dengan total guru dan kepala sekolah sebanyak 414 orang.

Selain itu terdapat terdapat guru dan peserta didik yang bukan merupakan penerima manfaat secara langsung program akan terlibat dalam POP.  Sehingga secara keseluruhan peserta kegiatan ini adalah 1.360 Orang.

Pentingnya melibatkan semua pihak dalam program ini adalah guna mewujudkan masyarakat yang sadar akan pentingya dunia pendidikan melalui program Merdeka Belajar.

"Dalam program ini kami menyadari betul bahwa upaya membangun kesadaran semua elemen dalam mewujudkan program ini tidaklah mudah meski dengan berbagai tantangan, namun program ini dapat terlaksana dengan baik sampai dengan saat ini.Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dengan YPPM Maluku sampai saat ini, sehingga POP dapat menjadi kebanggaan dari salah satu program yang berkontribusi bagi dunia pendidikan terkhusus di kota Ambon,"imbuhnya.

Gani berharap, program dan kegiatan yang telah diselenggarakan dapat diadopsi dan dilanjutkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami juga berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat memperhatikan  dan melanjutkan. Jangan putus di sini saja. Karena biasanya memang di tingkat kebijakana pemerintah bisa dilanjutkan atau dihentikan. Kami berharap semoga bisa dilanjutkan,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Maluku, La Mansur merasa bangga dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan YPPM Maluku. Ia juga ikut bangga karena YPPM sebagai organisasi penggerak sukses menjalankan program pemerintah.

“Saya berbangga ketika dipaparkan di salah satu rakor nasional, yang menghadirkan seluruh kepala BGP se-Indonesia begitu banyak orang berkepentingan di sana ditampilkan beberpa organisasi penggerak yang mengawal sekolah, YPPM termasuk 10 besar di Indonesia. Sebagai orang yang turut mengawal dari awal hingga ditetapkan menjadi organisasi penggerak, saya ikut bangga. Artinya, tidak salah pilih,”jelasnya. 

Menurut dia, gelar karya dan lauching komunitas belajar yang diikuti ribuan peserta, merupakan salah satu momentum yang akan ia bagikan ke seluruh Indonesia menjadi kebanggaan bahwa Maluku bisa berbuat lebih.

Olehnya itu, dia berharap
ratusan komunitas telah dibentuk dan diluncurkan jangan hanya sebagai pajangan saja di dalam platform Merdeka Mengajar. 

"Ini menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi penggerak. Apakah komunitas belajar ini hanya sebagai pajangan atau termasuk yang nanti mewarnai komunitas belajar yang tergabung dalam platform Merdeka Mengajar,"kata Mansur.

Pihak BGP Provinsi Maluku, lanjut Mansur, berharap komunitas belajar yang telah terbentuk segera menunjukkan aktivitasnya. Sebab, berdasarkan data ada sekitar 2.016
dari 4.950 sekolah di Maluku yang sudah berhasil mendaftar sebagai sekolah kurikulum merdeka.

"Tapi, tidak sampai 40 persen dari 2.016 yang berproses sampai akhir. Bahkan sebagian besar baru sebatas loging saja di platform Merdeka Belajar, belum belajar. Diharapkan lewat kelompok belajar inilah bapak ibu saling  belajar bersama, bertukar pengalaman terkait implementasi kurikulum merdeka,"imbuhnya.

Dukung Kreativitas Siswa

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ferdinando Tasso mengatakan, sinergitas dan kolaborasi unsur pentahelix perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam konteks kegiatan YPPM, ia melihat pemerintah dalam hal ini BGP Maluk,  Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Maluku dan Dinas Pendidikan Kota Ambon termasuk sekolah memberikan dukungan.

Namun, keterlibatan unsur lainnya yakni akademisi (kampus), pelaku usaha, kelompok masyarakat dan media massa jangan diremehkan. Akademisi dan kampus yang memberikan kajian-kajian lewat hasil penelitian untuk pengembangan pendidikan, dan pelaku usaha bisa menjual produk dari sekolah.

"Selanjutnya, perkumpulan orang tua lewat komite sekolah membantu peserta membuat karya tangan yang baik. Berikutnya, unsur media massa yang terus mempublikasikan dan yang akan membuat branding atau citra dari produk yang akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan minat, bakal, dan kreativitas mereka,"katanya.

Di sisi lain Fernando mengatakan, kegiatan gelar karya tersebut menjadi kesempatan terbaik bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitasnya dalam berkarya. Hal ini dilihat dari kerajinan tangan maupun atraksi yang ditampilkan pada kesempatan tersebut.

"Karya dari anak-anak ini tidak hanya kita membandingkan antara satu pemeran dengan pameran yang lain atau antara satu hasil produk dengan produk yang lain, tapi bagaimana apresiasi kita terhadap proses yang dilakukan oleh anak-anak kita,"pungkasnya. 

Untuk diketahui, kegiatan Gelar Karya dan Lauching Komunitas Belajar yang dilaksanakan YPPM Maluku, juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah sekolah dan siswa. Antara lain, selebrasi Ukulele dan tari cakalele dari SDN 87 Ambon, tari lenso yang dimainkan siswa SD 1 Rumahtiga, selebrasi Ukulele dan puisi SDN Tuni, pembacaan puisi berbahasa Inggris oleh siswi SD Negeri 4 Hative Besar, dan penampilan Ukulele dari SDN 2 Hative Besar. (tab)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai