Wujudkan Kumer, SMAN 16 SBB Beri Pendampingan Literasi Al-Qur’an Kepada Siswa
Kepala Sekolah SMAN 16 Seram Bagian Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa Ne,ma Patty saat memberikan arahan kepada siswa-siswi yang sedang mengikuti literasi baca Al-Qur'an di halaman sekolah itu, belum lama ini. -Istimewa.
FaizalLestaluhu
02 Sep 2023 15:08 WIT

Wujudkan Kumer, SMAN 16 SBB Beri Pendampingan Literasi Al-Qur’an Kepada Siswa

AMBON,AT--Setelah dipercayakan sebagai sekolah penggerak dan untuk menyelaraskan program Kurikulum Merdeka (Kumer), SMAN 16 Seram Bagian Barat terus fokus melakukan berbagai program. Salah satunya adalah pembiasaan literasi baca Al-Qur'an kepada siswa di sekolah itu.

Kepala Sekolah SMAN 16 Seram Bagian Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa Ne,ma Patty S.PdI. M.Pd mengatakan, untuk menyelaraskan kurikulum merdeka maka segala aktifitas dan proses pembelajaran harus lebih berpusat pada siswa, dan untuk pembiasaan literasi baca Al-Qur'an dilakukan setiap hari selama 5 sampai 10 menit, pada pukul 07-00 WIT sebelum memulai belajar mengajar.

"Kebetulan SMAN 16 Seram Bagian Barat dipercayakan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku dan Balai Guru Penggerak sebagai sekolah penggerak, dan sebagai upaya menjalankan itu maka program seperti ini harus dilakukan kepada siswa," ujar Ne,ma kepada media ini, kemarin. 

Dijelaskan, kegiatan literasi Al-Qur'an kepada siswa kelas X, XI, XII tahun pelajaran 2023/2024 bertujuan untuk membentuk watak dan karakter siswa sebagai upaya memahami, perdalam Al-Qur'an, mencintai Alquran, menumbuhkan budaya baca Qur'an serta meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang maha Esa dan berakhlak mulia. Ini sesuai dengan dimensi pertama pada P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila). Kemudian ini  tahun kedua SMAN 16 SBB melaksanakan kegiatan ini. 

"Untuk lulusan siswa kls XII tahun 2022/2023, alhamdulillah sudah bisa mengasah literasi membaca Al-Quran dengan baik dan bisa menyelesaikan hafalan beberapa surat-surat pendek pada Juz ke 30, ini yang kami targetkan dalam kurikulum operasional satuan pendidikan," sebutnya.

Ditargetkan, lanjut dia, untuk lulusan berikutnya, juga dapat menyelesaikan bacaan dan hafalan 1 Juz Al- Qur'an minimal juz ke 30, melalui bimbingan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru Bimbingan Konseling (BK) yang memiliki keahlian khusus. Menurut Ne,ma sasaran utama kegiatan pendampingan literasi Al-Qur’an untuk membantu peserta didik dalam muraja'ah (mengeja dan memperlancar) surat-surat yang telah di baca dan di hafalkan. 

"Kami juga mengharapkan agar para siswa mereka mampu menciptakan sebuah budaya yang baru, budaya membaca, menulis, menganalisis dan mempelajari Al-Qur’an sehingga terciptalah generasi Qur’ani yang berprofil pelajar pancasila sebagaimana tujuan dari Kurikulum Merdeka itu sendiri," ungkap Alumni IAIN Ambon itu. (WHB)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai